Jakarta: Kasus covid-19 di Indonesia bertambah 2.307 orang pada Kamis, 20 Oktober 2022. Total kasus konfirmasi positif di Indonesia mencapai 6.464.962 orang.
Pasien covid-19 yang sembuh juga bertambah. Jumlahnya 1.873 orang.
"Sehingga 6.287.663 pasien sembuh," tulis data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Kamis, 20 Oktober 2022.
Pasien meninggal akibat covid-19 bertambah 19 hari ini. Sehingga ada 158.380 korban jiwa akibat virus tersebut.
Sementara itu, kasus aktif bertambah 415 sehingga menjadi 18.919 orang. Covid-19 telah tersebar ke 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berkonsultasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Konsultasi terkait akhir pandemi covid-19.
"Pak Presiden meminta saya untuk berkonsultasi dengan WHO. Kalau ada kebijakan-kebijakan lokal mengenai pengurangan pengetatan dari prokes, khusus mengenai pandemi karena ini sifatnya dunia, nanti WHO yang akan memberikan timing-nya," ujar Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 3 Oktober 2022.
Menurut dia, pemerintah telah mempersiapkan sejumlah kebijakan menyambut endemi. Namun, aturan pelonggaran protokol kesehatan itu tak dapat diimplementasikan jika WHO tak setuju.
Jakarta:
Kasus covid-19 di Indonesia bertambah 2.307 orang pada Kamis, 20 Oktober 2022. Total kasus konfirmasi positif di Indonesia mencapai 6.464.962 orang.
Pasien covid-19 yang sembuh juga bertambah. Jumlahnya 1.873 orang.
"Sehingga 6.287.663 pasien sembuh," tulis data Satuan Tugas
(Satgas) Penanganan Covid-19, Kamis, 20 Oktober 2022.
Pasien meninggal akibat covid-19 bertambah 19 hari ini. Sehingga ada 158.380 korban jiwa akibat virus tersebut.
Sementara itu, kasus aktif bertambah 415 sehingga menjadi 18.919 orang.
Covid-19 telah tersebar ke 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berkonsultasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Konsultasi terkait akhir pandemi covid-19.
"Pak Presiden meminta saya untuk berkonsultasi dengan WHO. Kalau ada kebijakan-kebijakan lokal mengenai pengurangan pengetatan dari prokes, khusus mengenai pandemi karena ini sifatnya dunia, nanti WHO yang akan memberikan timing-nya," ujar Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 3 Oktober 2022.
Menurut dia, pemerintah telah mempersiapkan sejumlah kebijakan menyambut endemi. Namun, aturan pelonggaran protokol kesehatan itu tak dapat diimplementasikan jika WHO tak setuju.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(END)