Padalarang: Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan kunjungan ke Fuel Terminal Padalarang serta Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Patra Trading di kawasan Fuel Terminal Padalarang pada Senin, 16 Maret 2026.
Agenda ini sekaligus peninjauan kesiapan distribusi energi di wilayah Jawa Barat serta memastikan operasional penyaluran BBM dan LPG berjalan dengan baik untuk melayani kebutuhan masyarakat di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya selama periode mudik lebaran.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan layanan energi bagi masyarakat tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri.
“Dengan kesiapan dari Pertamina Patra Niaga, kami yakin sampai dengan puncak mudik dan arus balik ketersediaan BBM Insya Allah akan aman. Ini merupakan bagian bagaimana kita memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam rangka penyediaan energi,” ujar Yuliot.
Ia juga mengapresiasi Pertamina Patra Niaga dan pihak terkait yang telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan layanan energi bagi masyarakat tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Baca Juga :
Indonesia Bisa Produksi BBM Setara Euro 5
“Semoga masyarakat yang melakukan mudik Lebaran dapat lancar dalam perjalanan, tidak ada kendala ketersediaan BBM dan LPG, energi tersedia secara cukup, dan dapat berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman,” tambah Yuliot.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan kesiapan distribusi energi melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) agar memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami bertugas untuk memastikan ketersediaan BBM dan elpiji sesuai dengan stok nasional minimum yang telah digariskan baik oleh BPH Migas maupun Kementerian ESDM. Untuk mengantisipasi Ramadan dan Idulfitri, Satgas telah kami aktifkan sejak 9 Maret dan kami terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM,” jelas Taufik.
Dalam kesempatan yang sama, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB Freddy Anwar mengatakan bahwa Pertamina telah melakukan persiapan mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
“Seluruh infrastruktur telah kami siagakan untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap aman selama Ramadan dan Idulfitri,” pungkas Freddy.
Padalarang:
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (
ESDM) serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan kunjungan ke Fuel Terminal Padalarang serta Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Patra Trading di kawasan Fuel Terminal Padalarang pada Senin, 16 Maret 2026.
Agenda ini sekaligus peninjauan kesiapan distribusi energi di wilayah Jawa Barat serta memastikan operasional penyaluran BBM dan LPG berjalan dengan baik untuk melayani kebutuhan masyarakat di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya selama periode mudik lebaran.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan layanan energi bagi masyarakat tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri.
“Dengan kesiapan dari Pertamina Patra Niaga, kami yakin sampai dengan puncak mudik dan arus balik ketersediaan BBM Insya Allah akan aman. Ini merupakan bagian bagaimana kita memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam rangka penyediaan energi,” ujar Yuliot.
Ia juga mengapresiasi Pertamina Patra Niaga dan pihak terkait yang telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan layanan energi bagi masyarakat tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Semoga masyarakat yang melakukan mudik Lebaran dapat lancar dalam perjalanan, tidak ada kendala ketersediaan BBM dan LPG, energi tersedia secara cukup, dan dapat berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman,” tambah Yuliot.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan kesiapan distribusi energi melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) agar memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami bertugas untuk memastikan ketersediaan BBM dan elpiji sesuai dengan stok nasional minimum yang telah digariskan baik oleh BPH Migas maupun Kementerian ESDM. Untuk mengantisipasi Ramadan dan Idulfitri, Satgas telah kami aktifkan sejak 9 Maret dan kami terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM,” jelas Taufik.
Dalam kesempatan yang sama, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB Freddy Anwar mengatakan bahwa Pertamina telah melakukan persiapan mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
“Seluruh infrastruktur telah kami siagakan untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap aman selama Ramadan dan Idulfitri,” pungkas Freddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)