Jakarta: Seorang pelajar berinisial DS, 16, menjadi korban pembacokan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Kali Sekretaris, dekat SMPN 101 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin, 27 Juli 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.
Kronologi
Saat kejadian, DS sedang mengantar saudaranya, Abas, 16, pulang ke rumah. Insiden terjadi ketika keduanya hampir bersenggolan dengan pengendara motor.
"Sampai dekat rumahnya dia (Abas), dia di depan saya, saya di belakang. Habis itu, saudara saya hampir ditabrak, jadi dia menghindar. Nah, jadinya tuh saya di belakangnya. Saya nengok kiri dulu nih, karena ngeri ada motor. Pas saya nengok kanan, saya dibacok di sininya (kepala)," kata DS di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.
Pelaku diduga sesama pelajar
DS menuturkan, penyerangan dilakukan oleh empat orang yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Salah satu pelaku tiba-tiba mengayunkan senjata tajam ke arah kepalanya.
Baca Juga :
Fakta-fakta Pria Todongkan Pistol ke Penjaga Warung di Jakpus
"Pas habis bacok, mereka langsung kabur. Saya kan teriak tuh, kayak syok banget gitu. Dia (saudara saya) megangin kepala, saya teriak-teriak tuh, pelaku kabur ke kiri," ungkap DS.
Menurut korban, seluruh pelaku mengenakan jaket dan masker untuk menutupi identitas. Namun, salah seorang di antaranya terlihat memakai celana seragam sekolah.
Korban luka di kepala
Akibat serangan tersebut, DS mengalami luka di bagian kepala dan harus menjalani perawatan di rumah sakit dengan tiga jahitan.
Keluarga korban telah melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Jakarta: Seorang pelajar berinisial DS, 16, menjadi korban
pembacokan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Kali Sekretaris, dekat SMPN 101 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin, 27 Juli 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.
Kronologi
Saat kejadian, DS sedang mengantar saudaranya, Abas, 16, pulang ke rumah. Insiden terjadi ketika keduanya hampir bersenggolan dengan pengendara motor.
"Sampai dekat rumahnya dia (Abas), dia di depan saya, saya di belakang. Habis itu, saudara saya hampir ditabrak, jadi dia menghindar. Nah, jadinya tuh saya di belakangnya. Saya nengok kiri dulu nih, karena ngeri ada motor. Pas saya nengok kanan, saya dibacok di sininya (kepala)," kata DS di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.
Pelaku diduga sesama pelajar
DS menuturkan, penyerangan dilakukan oleh empat orang yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Salah satu pelaku tiba-tiba mengayunkan senjata tajam ke arah kepalanya.
"Pas habis bacok, mereka langsung kabur. Saya kan teriak tuh, kayak syok banget gitu. Dia (saudara saya) megangin kepala, saya teriak-teriak tuh, pelaku kabur ke kiri," ungkap DS.
Menurut korban, seluruh pelaku mengenakan jaket dan masker untuk menutupi identitas. Namun, salah seorang di antaranya terlihat memakai celana seragam sekolah.
Korban luka di kepala
Akibat serangan tersebut, DS mengalami luka di bagian kepala dan harus menjalani perawatan di rumah sakit dengan tiga jahitan.
Keluarga korban telah melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(PRI)