Jakarta: Shopee Indonesia meluncurkan program ‘Jalan Global Kreasi Lokal’ bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia serta mitra logistik Anteraja dan JNE untuk mendukung ekspor produk lokal.
Melalui program ini, Shopee memperluas destinasi Program Ekspor Shopee FLEXI ke Singapura, Filipina, Thailand, dan Brunei Darussalam, melengkapi Malaysia yang telah tersedia sejak Juli 2025.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi, mengatakan perluasan jangkauan Shopee ke sejumlah negara dapat menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM Indonesia untuk menjangkau pasar internasional sekaligus menguji penerimaan produk lokal di luar negeri.
“Dengan adanya platform Shopee di negara tersebut, ini tentunya memberikan pengalaman untuk UMKM kita untuk memperluas pasarnya, tidak hanya di lokal, tetapi juga pasar global yang sudah dijangkau Shopee. Dengan demikian, ini menjadi alat tes pasar untuk melihat apakah produk kita bisa diterima,” kata Fajarini di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi. Foto: medcom.id/fatha
Baca Juga :
no na x Shopee Ramaikan Kampanye 11.11 Big Sale dengan Warna dan Kejutan Baru
Ia berharap program ini dapat mendorong lebih banyak pelaku UMKM untuk menembus pasar global, mulai dari ritel hingga kemudian berkembang dan mampu menjadi eksportir.
“Kita harapkan supaya dukungan ini juga bisa menumbuhkan ekspor kita dan tentunya bisa ekspansi ke pasar global,” ujarnya.
Sementara itu, Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang menjelaskan bahwa pengembangan ekosistem ekspor membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama mitra logistik. Hal tersebut menjadi landasan kerja sama Shopee dengan Anteraja dan JNE.
Menurutnya, kerja sama dengan mitra logistik menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Setiap mitra memiliki keunggulan dan jangkauan pasar masing-masing yang dapat saling melengkapi untuk memperluas akses ekspor bagi pelaku usaha.
“Mudah-mudahan ke depannya teman-teman logistik yang sudah maupun belum menjadi partner kita bisa melihat ekosistem ini menjadi satu kesatuan,” tutur Balques.
Penandatanganan MoU kerja sama Shopee Indonesia dengan mitra logistik Anteraja dan JNE. Foto: Medcom.id/fatha
Baca Juga :
Cara Tarik Saldo ShopeePay di Indomaret, Alfamart, Alfamidi, dan ATM BCA
Ekspor Shopee FLEXI
Sejumlah produk yang siap dikirim ke Malaysia. Foto: Medcom.id/fatha
Program Ekspor Shopee FLEXI resmi diluncurkan pada 2025 dan menghadirkan fleksibilitas bagi Penjual untuk mengatur harga produk dan strategi promosi di toko luar negeri secara mandiri.
Sejak kehadirannya, program ini telah membantu penjualan ekspor untuk lebih dari 5 juta produk lokal. Batik, Aksesoris Olahraga, dan Kerajinan Tangan menjadi beberapa produk favorit pembeli lewat program ini.
Shopee juga menghadirkan fitur baru berupa Dashboard Terintegrasi di Seller Centre untuk memudahkan Penjual menganalisa performa toko di setiap negara tujuan ekspor, serta fitur Product Sync yang memungkinkan Penjual memperbarui detail informasi hingga harga produk di semua negara tujuan.
Selain itu, Shopee dan mitra logistik memberikan pelatihan intensif bagi Penjual lewat Kelas Edisi Spesial Program Ekspor Shopee FLEXI dengan menghadirkan para pembicara yang ahli di industri ekspor. Tiga kelas pelatihan intensif yang diselenggarakan di bulan Oktober ini telah diikuti oleh lebih dari 1.500 Penjual.
Jakarta:
Shopee Indonesia meluncurkan program ‘Jalan Global Kreasi Lokal’ bersama
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia serta mitra logistik Anteraja dan JNE untuk mendukung ekspor produk lokal.
Melalui program ini, Shopee memperluas destinasi Program Ekspor Shopee FLEXI ke Singapura, Filipina, Thailand, dan Brunei Darussalam, melengkapi Malaysia yang telah tersedia sejak Juli 2025.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi, mengatakan perluasan jangkauan Shopee ke sejumlah negara dapat menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM Indonesia untuk menjangkau pasar internasional sekaligus menguji penerimaan produk lokal di luar negeri.
“Dengan adanya platform Shopee di negara tersebut, ini tentunya memberikan pengalaman untuk UMKM kita untuk memperluas pasarnya, tidak hanya di lokal, tetapi juga pasar global yang sudah dijangkau Shopee. Dengan demikian, ini menjadi alat tes pasar untuk melihat apakah produk kita bisa diterima,” kata Fajarini di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi. Foto: medcom.id/fatha
Ia berharap program ini dapat mendorong lebih banyak pelaku UMKM untuk menembus pasar global, mulai dari ritel hingga kemudian berkembang dan mampu menjadi eksportir.
“Kita harapkan supaya dukungan ini juga bisa menumbuhkan ekspor kita dan tentunya bisa ekspansi ke pasar global,” ujarnya.
Sementara itu, Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang menjelaskan bahwa pengembangan ekosistem ekspor membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama mitra logistik. Hal tersebut menjadi landasan kerja sama Shopee dengan Anteraja dan JNE.
Menurutnya, kerja sama dengan mitra logistik menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Setiap mitra memiliki keunggulan dan jangkauan pasar masing-masing yang dapat saling melengkapi untuk memperluas akses ekspor bagi pelaku usaha.
“Mudah-mudahan ke depannya teman-teman logistik yang sudah maupun belum menjadi partner kita bisa melihat ekosistem ini menjadi satu kesatuan,” tutur Balques.
Penandatanganan MoU kerja sama Shopee Indonesia dengan mitra logistik Anteraja dan JNE. Foto: Medcom.id/fatha
Ekspor Shopee FLEXI
Sejumlah produk yang siap dikirim ke Malaysia. Foto: Medcom.id/fatha
Program Ekspor Shopee FLEXI resmi diluncurkan pada 2025 dan menghadirkan fleksibilitas bagi Penjual untuk mengatur harga produk dan strategi promosi di toko luar negeri secara mandiri.
Sejak kehadirannya, program ini telah membantu penjualan ekspor untuk lebih dari 5 juta produk lokal. Batik, Aksesoris Olahraga, dan Kerajinan Tangan menjadi beberapa produk favorit pembeli lewat program ini.
Shopee juga menghadirkan fitur baru berupa Dashboard Terintegrasi di Seller Centre untuk memudahkan Penjual menganalisa performa toko di setiap negara tujuan ekspor, serta fitur Product Sync yang memungkinkan Penjual memperbarui detail informasi hingga harga produk di semua negara tujuan.
Selain itu, Shopee dan mitra logistik memberikan pelatihan intensif bagi Penjual lewat Kelas Edisi Spesial Program Ekspor Shopee FLEXI dengan menghadirkan para pembicara yang ahli di industri ekspor. Tiga kelas pelatihan intensif yang diselenggarakan di bulan Oktober ini telah diikuti oleh lebih dari 1.500 Penjual.
(PRI)