Jakarta: Kemarau panjang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bangka Belitung (Babel), dampaknya banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Seperti di Desa Sidoharjo Kecamatan Air Gegas Bangka Selatan (Basel) ini, 23 RT uang tersebar di 5 Dusun mengalami kesulitan air bersih akibat keringnya sumur.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Bangka Selatan pun bergerak cepat melihat kondisi banyaknya masyarakat di Desa tersebut yang mengalami krisis air bersih.
Pengurus DPD Partai NasDem Bangka Selatan, Sindi mengatakan Desa Sidoharjo menjadi desa terparah mengalami kekeringan di Bangka Selatan. "Kami bergerak cepat membantu masyarakat yang kesulitan air bersih di 23 RT di Desa tersebut,"Kata Sindi Rabu (30/9).
Menurutnya distribusi air bersih untuk Desa tersebut sudah dimulai sejak senin lalu hingga rabu ini."Dari senin hingga rabu kami sudah mendistribusikan 60000 liter air bersih atau 60 ton,"ujarnya.
60 ton air bersih itu, lanjutnya distribusikan baru ke 15 RT dari 23 RT yang tersebar di 5 Dusun di Desa Sidoharjo.
"Ini akan terus berlanjut hingga 23 RT dan kami juga upayakan selama musim kemarau, bantuan air bersih tetap di distribusikan ke Desa tersebut,"imbuhnya.
Baca Juga :
Rumah Migran dan Care Economy NasDem Jateng Selenggarakan Curcol untuk Pekerja Jawa Tengah
Ia menyebutkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Desa Sidoharjo ini sebagai bukti nyata NasDem hadir membantu meringankan beban masyarakat.
Sementara, Abas Kepala Dusun 3 Desa Sidoharjo mengatakan bantuan air bersih dari Partai NasDem ini sangat membantu masyarakat di tengah sulitnya mendapatkan air bersih saat ini.
"Atas nama Masyarakat Desa kami berterima kasih bantuan air bersih tersebut, warga tetap berharap bantuan air bersih terus di berikan kepada warga terdampak kekeringan,"ucapnya.(Rendy Ferdiansyah/RF).
Jakarta: Kemarau panjang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bangka Belitung (Babel), dampaknya banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Seperti di Desa Sidoharjo Kecamatan Air Gegas Bangka Selatan (Basel) ini, 23 RT uang tersebar di 5 Dusun mengalami kesulitan air bersih akibat keringnya sumur.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD)
Partai NasDem Bangka Selatan pun bergerak cepat melihat kondisi banyaknya masyarakat di Desa tersebut yang mengalami krisis air bersih.
Pengurus DPD Partai NasDem Bangka Selatan, Sindi mengatakan Desa Sidoharjo menjadi desa terparah mengalami kekeringan di Bangka Selatan. "Kami bergerak cepat membantu masyarakat yang kesulitan air bersih di 23 RT di Desa tersebut,"Kata Sindi Rabu (30/9).
Menurutnya distribusi air bersih untuk Desa tersebut sudah dimulai sejak senin lalu hingga rabu ini."Dari senin hingga rabu kami sudah mendistribusikan 60000 liter air bersih atau 60 ton,"ujarnya.
60 ton air bersih itu, lanjutnya distribusikan baru ke 15 RT dari 23 RT yang tersebar di 5 Dusun di Desa Sidoharjo.
"Ini akan terus berlanjut hingga 23 RT dan kami juga upayakan selama musim kemarau, bantuan air bersih tetap di distribusikan ke Desa tersebut,"imbuhnya.
Ia menyebutkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Desa Sidoharjo ini sebagai bukti nyata NasDem hadir membantu meringankan beban masyarakat.
Sementara, Abas Kepala Dusun 3 Desa Sidoharjo mengatakan bantuan air bersih dari Partai NasDem ini sangat membantu masyarakat di tengah sulitnya mendapatkan air bersih saat ini.
"Atas nama Masyarakat Desa kami berterima kasih bantuan air bersih tersebut, warga tetap berharap bantuan air bersih terus di berikan kepada warga terdampak kekeringan,"ucapnya.(Rendy Ferdiansyah/RF).
(RUL)