Pencarian 5 jurnalis hilang oleh Tim Sar. Dok: Metrotv News
Pencarian 5 jurnalis hilang oleh Tim Sar. Dok: Metrotv News

Jenazah ABK Kapal Rombongan Jurnalis Ditemukan di Enggano, Teridentifikasi Lewat Tes DNA

Muhammad Syahrul Ramadhan • 23 September 2026 16:46
Ringkasnya gini..
  • Salah satu kru kapal, Surakman, akhirnya ditemukan di wilayah Pulau Enggano, Bengkulu.
  • Jenazah Surakman diketahui identitasnya melalui proses identifikas, termasuk pencocokan data DNA dengan keluarga korban.
  • Area pencarian diperluas hingga wilayah pesisir Bengkulu dan Pulau Enggano.
Jakarta: Kabar terbaru datang dari pencarian rombongan yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang saat peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Salah satu kru kapal, Surakman, akhirnya ditemukan di wilayah Pulau Enggano, Bengkulu.
 
Kepastian identitas Surakman diperoleh setelah polisi melakukan pencocokan DNA dengan keluarga korban. Hasil pemeriksaan tersebut dinyatakan identik dan dipastikan bahwa jenazah yang sebelumnya ditemukan tanpa identitas di perairan Enggano merupakan salah satu kru KM Arupadhatu I.
 

Ditemukan di Perairan Pulau Enggano

Setelah 10 hari penyisiran dan pencarian, pada Sabtu, 12 September 2026 ditemukan jenazah seorang pria yang teridentifikasi bernama Surakman di wilayah Perairan Sawang Bangkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.
 
Saat pertama ditemukan, jenazah tersebut belum diketahui identitasnya hingga tim pencarian melakukan proses identifikasi melalui Disaster Victim Identification (DVI), termasuk pencocokan data DNA dengan keluarga korban.
 
Pada 23 September 2026, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa hasil tes DNA dari keluarga korban KM Arupadhatu I dinyatakan identik dengan jenazah tersebut.
 
Dengan hasil yang ditemukan, jenazah dipastikan merupakan Surakman, salah atu kru kapal yang membawa rombongan jurnalis menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
 
Jenazah rencananya akan diterbankan dari Bengkulu menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis, 24 September 2026 dan akan segera dipulangkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Lima Jurnalis dan Dua Kru Lainnya Masih Dicari

Penemuan Surakman menjadi perkembangan terbaru dalam kasus hilangnya KM Arupadhatu I. Kapal tersebut membawa delapan orang, yakni lima jurnalis dan tiga kru.
 
Lima jurnalis yang berada di kapal tersebut antara lain
  1. M. Bagus Khoirunnas (ANTARA)
  2. Ari Basuki (Merdeka.com)
  3. Yudhistiro (iNews)
  4. Firdaus (Anadolu)
  5. Donal (Jurnalis lepas)
Sementara itu, tiga kru kapal terdiri dari:
  1. Warta (Kapten)
  2. Surakman (ABK)
  3. Heriyanto (Pemandu)
Dengan teridentifikasinya Surakman, masih ada tujuh orang dari rombongan tersebut belum ditemukan.
 
Sebelumnya, rombongan ini berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang pada 7 September 2026. Mereka pergi menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas vulkanik.
 
Menurut laporan, sekitar 44 menit setelah keberangkatan, rombongan mengirimkan lokasi terakhir mereka dan tidak ada lagi kabar setelahnya.
 

Operasi SAR Sempat Diperluas Hingga Bengkulu

Pencarian terhadap rombongan tersebut dilakukan secara besar-besaran oleh tim SAR gabungan. Area pencarian bahkan diperluas hingga wilayah pesisir Bengkulu dan Pulau Enggano setelah adanya kemungkinan korban atau benda yang berkaitan dengan kecelakaan terbawa arus laut.
 
Pada hari ke-10 pencarian, tim gabungan mengerahkan 523 personel dan 24 kapal dengan area pencarian mencapai sekitar 8.509 mil laut persegi. Penyisiran dilakukan di sejumlah wilayah, mulai dari perairan sekitar Gunung Anak Krakatau hingga wilayah barat Bengkulu, Pulau Enggano, dan Samudra Hindia.
 
Meski pencarian telah diperluas, tim SAR saat itu belum menemukan kapal KM Arupadhatu I maupun korban lainnya. Operasi SAR kemudian resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari.
 
Namun, penghentian operasi bukan berarti informasi baru tidak akan ditindaklanjuti. Jika ada laporan atau petunjuk baru mengenai keberadaan korban, pencarian dapat kembali dilakukan. Hengki juga mengajak masyarakat untuk terus menaruh harapan kepada tujuh penumpang kapal lainnya agar dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
 
Dengan penemuan ini, pihak kepolisian juga mengimbau nelayan serta pengguna transportasi laut untuk melaporkan apabila menemukan jenazah atau benda yang diduga berkaitan dengan rombongan KM Arupadhatu I.
 
(Vira Farhatul Maula)


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>