Ignasius Jonan resmi dilantik dan diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI (Foto: dok.MI)
Ignasius Jonan resmi dilantik dan diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI (Foto: dok.MI)

Profil dan Jejak Karier Ignasius Jonan, dari Bankir hingga Jadi Wantimpres Prabowo

Muhammad Syahrul Ramadhan • 02 Oktober 2026 17:28
Ringkasnya gini..
  • Ignasius Jonan resmi dilantik sebagai anggota Wantimpres oleh Presiden Prabowo pada Jumat, 2 Oktober 2026.
  • Sebelum menjadi Wantimpres, Jonan pernah menjabat Dirut KAI, Menteri Perhubungan, dan Menteri ESDM.
  • Ignasius Jonan mengawali karier di sektor keuangan sebelum masuk ke dunia transportasi dan pemerintahan.
Jakarta: Nama Ignasius Jonan kembali menjadi perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Jonan termasuk dalam 26 anggota Wantimpres yang dilantik Prabowo. Namun, ia tidak hadir secara langsung dalam prosesi pelantikan tersebut.

Sebelum masuk ke Wantimpres, Jonan dikenal sebagai profesional di sektor keuangan dan transportasi. Ia juga pernah menduduki posisi menteri pada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Lantas, seperti apa profil dan perjalanan karier Ignasius Jonan?

Profil dan Pendidikan Ignasius Jonan

Ignasius Jonan lahir di Singapura pada 21 Juni 1963. Ia kemudian menempuh pendidikan di Surabaya dan melanjutkan kuliah di Universitas Airlangga.

Jonan menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Akuntansi di Universitas Airlangga. Ia kemudian melanjutkan pendidikan master di The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Amerika Serikat.

Ia juga mengikuti sejumlah program pendidikan eksekutif, termasuk di Harvard Kennedy School dan Columbia Business School.

Karier Jonan sebagai Bankir

Sebelum masuk ke pemerintahan dan perusahaan transportasi, Jonan lebih dahulu berkarier di sektor keuangan.

Ia pernah berkarier di Citibank dan kemudian menjabat sebagai Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia. Setelah itu, Jonan kembali berkiprah di Citibank sebagai Managing Director.

Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke sektor transportasi nasional.

Jadi Dirut KAI

Pada 2009, Jonan dipercaya menjadi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Ia menjabat posisi tersebut hingga 2014.

Sekretariat Negara mencatat Jonan sebelumnya berkarier cukup lama di industri keuangan sebelum diminta pemerintah memimpin KAI. Saat menjabat, ia melakukan sejumlah pembenahan dan perbaikan di perusahaan tersebut.

Pengalaman Jonan di KAI kemudian menjadi salah satu latar belakang sebelum ia masuk ke jajaran Kabinet Kerja.

Pernah Jadi Menteri Perhubungan dan Menteri ESDM

Pada 2014, Presiden Joko Widodo menunjuk Jonan sebagai Menteri Perhubungan. Ia menjabat hingga Juli 2016 sebelum posisinya digantikan Budi Karya Sumadi dalam perombakan kabinet.
Tidak lama kemudian, Jonan kembali masuk kabinet. Pada Oktober 2016, ia ditunjuk sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mendampingi Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM.

Jonan menjabat sebagai Menteri ESDM hingga berakhirnya periode pemerintahan 2014-2019. Setelah tidak lagi berada di kabinet, ia kembali menjalani sejumlah aktivitas profesional di sektor swasta dan korporasi.

Kini Jadi Anggota Wantimpres

Presiden Prabowo Subianto melantik Jonan sebagai anggota Wantimpres pada 2 Oktober 2026. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.

Wantimpres merupakan lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden. Anggotanya dapat menyampaikan nasihat kepada Presiden, baik diminta maupun tidak, sesuai ketentuan yang berlaku.

Masuknya Jonan ke dalam Wantimpres menambah daftar pengalaman pemerintahan yang pernah dijalaninya, setelah sebelumnya menjadi Menteri Perhubungan dan Menteri ESDM.
(Ellen Octovia Suherman)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>