Ilustrasi kondisi jalan tol saat arus bali. Foto: Merto TV
Ilustrasi kondisi jalan tol saat arus bali. Foto: Merto TV

H+2 Idulfitri 2026, Arus Balik ke Jabotabek Tembus 1,7 Juta Kendaraan

Annisa ayu artanti • 25 Maret 2026 10:01
Ringkasnya gini..
  • 1,7 juta kendaraan kembali ke Jabotabek hingga H+2.
  • Lonjakan signifikan terjadi sejak H+2 Lebaran.
  • Jasa Marga siapkan strategi atasi kepadatan arus balik.
Jakarta: Volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H+2 libur Idulfitri 1447 H/2026 atau 11-23 Maret 2026 mencapai 1.702.500 kendaraan.
 
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyebutkan angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yakni GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).
 
Jumlah tersebut setara 50,16 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali ke Jabotabek selama periode 11-31 Maret 2026.

Berdasarkan distribusinya, lalu lintas yang kembali ke Jabotabek didominasi dari arah timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 696.748 kendaraan atau 40,9 persen.
 
Sementara dari arah barat (Merak) tercatat 568.159 kendaraan atau 33,4 persen, dan dari arah selatan (Puncak) sebanyak 437.593 kendaraan atau 25,7 persen.
 
Untuk rincian pergerakan, kendaraan dari arah Trans Jawa yang melintas melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 309.156 kendaraan, atau lebih rendah 15,2 persen dibandingkan lalu lintas normal.
 
Sementara dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat 387.592 kendaraan, turun 7,1 persen dari kondisi normal. Secara total, arus dari arah timur mencapai 696.748 kendaraan, lebih rendah 10,9 persen dari lalu lintas normal.
 
Baca juga: One Way Nasional Saat Arus Balik Lebaran 2026 Berpeluang Diperpanjang

Dari arah barat, kendaraan yang kembali ke Jabotabek melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 568.159 kendaraan, turun 4,9 persen dibandingkan kondisi normal.
 
Sementara itu, dari arah selatan melalui GT Ciawi tercatat sebanyak 437.593 kendaraan, lebih rendah 5,6 persen dari lalu lintas normal.
 
Rivan menjelaskan, volume lalu lintas arus balik mulai menunjukkan peningkatan sejak H+2 Lebaran 2026.
 
“Arus lalu lintas kendaraan diperkirakan terus meningkat, terutama pada periode puncak arus balik tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026,” ujar Rivan.

Lonjakan terjadi sejak H+2 Lebaran

Pada H+2 Idulfitri (Senin, 23 Maret 2026), jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat sebanyak 225.293 kendaraan, naik 73,7 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 129.695 kendaraan.
 
Lonjakan signifikan tercatat di GT Cikampek Utama, dengan volume mencapai 75.837 kendaraan atau meningkat 197,7 persen dibandingkan lalu lintas normal.
 
Seiring tren peningkatan tersebut, Jasa Marga memperkuat layanan di sejumlah ruas tol utama dengan mengoptimalkan operasional gardu, menyiagakan armada layanan jalan tol, serta melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional sesuai diskresi kepolisian.
 
Selain itu, perseroan juga mempersiapkan jalur fungsional untuk mendukung distribusi lalu lintas serta memastikan kesiapsiagaan petugas selama 24 jam.
 
“Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk dapat mempersiapkan perjalanan dengan matang pada periode arus balik ini, di antaranya dengan memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan dan mematuhi aturan lalu lintas dan arahan petugas di lapangan,” jelas Rivan.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>