Jakarta: Presiden Joko Widodo menyebut penghubung maskapai penerbangan atau airline hub di Indonesia terlalu banyak. Jumlah di tiap daerah pun tidak merata.
"Saat ini terdapat 30 bandara internasional. Apakah diperlukan sebanyak ini?" kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Agustus 2020.
Jokowi menyebut negara-negara lain tak memilih airline hub sebanyak Indonesia. Di Tanah Air, 9 persen lalu lintas sejatinya hanya terpusat di empat bandara, yakni Soekarno Hatta di Jakarta, I Gusti Ngurah Rai di Bali, Juanda di Surabaya, dan Kualanamu di Medan.
Kepala Negara berniat memetakan ulang bandara yang berpotensi menjadi hub internasional. Dia menegaskan pihak terkait harus berani menentukan bandara yang berpotensi menjadi hub internasional.
Baca: Begini Cara Bandara tetap Berjalan di Tengah Pandemi
"Dengan pembagian fungsi sesuai dengan letak geografis dan juga karakteristik wilayahnya," ujar pria kelahiran Surakarta, 21 Juni 1961, itu.
Jokowi menyebut ada delapan bandara internasional yang berpotensi menjadi hub dan superhub. Beberapa di antaranya, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali, Soekarno Hatta di Jakarta, Hasanuddin di Makassar, Sam Ratulangi di Manado, Adisutjipto dan Bandara Internasional Yogyakarta di Yogyakarta.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan