Foxglove si cantik beracun
Foxglove si cantik beracun

Punya Bentuk dan Warna Indah, Bunga Ini Ternyata Berbahaya

Muhammad Syahrul Ramadhan • 16 September 2026 11:17
Ringkasnya gini..
  • Royal Horticultural Society (RHS) bahkan menyebut foxglove sebagai tanaman yang memiliki nilai ornamental dan menarik perhatian di taman.
  • Royal Horticultural Society sendiri mencatat sejumlah tanaman populer yang memiliki potensi bahaya jika tertelan.
  • Foxglove mengingatkan kita bahwa di dunia tumbuhan, cantik tidak selalu berarti aman.

Jakarta: Bunga biasanya identik dengan warna yang cerah, bentuk kelopak yang unik, sampai aromanya yang khas. Karakteristik ini membuat bunga sering dijadikan tanaman hias maupun simbol kasih sayang.

Namun, ternyata tidak semua bunga yang terlihat cantik aman untuk disentuh atau dikonsumsi. Salah satu contohnya adalah bunga Foxglove atau Digitalis Purpurea. Bentuk yang menarik membuat tanaman ini sering ditemukan sebagai tanaman hias.

Dibalik tampilannya yang cantik, Foxglove mengandung senyawa yang dapat berbahaya bagi tubuh manusia jika tertelan.

Bunganya Berbentuk Lonceng

Foxglove merupakan tanaman berbunga yang dikenal karena bentuk bunganya yang cukup khas. Bunganya menyerupai lonceng atau tabung yang menggantung, kemudian tersusun memanjang pada satu tangkai.

Warna bunganya juga membuat tanaman ini mudah menarik perhatian. Foxglove dapat memiliki bunga berwarna ungu, merah muda, putih, krem, hingga warna-warna kemerahan. Pada bagian dalam bunganya biasanya terdapat pola atau bintik yang membuat tampilannya semakin unik.

Foxglove atau Digitalis Purpurea_ (Foto jacksonsnurseries)
(Foxglove atau Digitalis Purpurea. Foto: jacksonsnurseries)

Karena bentuk dan warnanya tersebut, foxglove sering digunakan sebagai tanaman hias. Royal Horticultural Society (RHS) bahkan menyebut foxglove sebagai tanaman yang memiliki nilai ornamental dan menarik perhatian di taman.

Tanaman ini juga memiliki karakteristik yang membuatnya mudah dikenali. Foxglove dapat tumbuh cukup tinggi, dengan bunga-bunga yang tersusun pada bagian atas batang. Bentuknya yang mencolok membuat tanaman ini terlihat seperti penghias alami ketika sedang berbunga.

Namun, jangan sampai penampilan tersebut membuat kita menganggapnya aman untuk dikonsumsi.

Seluruh Bagian Tanaman Bisa Beracun

Di balik tampilannya yang menarik, seluruh bagian foxglove dapat beracun jika tertelan. Hal ini termasuk daun, bunga, batang, akar, dan bijinya.

RHS memasukkan bunga ini ke dalam daftar tanaman yang dapat membahayakan manusia jika tertelan. Karena itu, tanaman ini sebaiknya tidak digunakan sebagai bahan makanan atau minuman. 

Baca Juga :

5 Jenis Bunga Alamanda yang Cantik untuk Tanaman Rumah

Risikonya berasal dari kandungan alami yang terdapat di dalam tanaman tersebut. Foxglove mengandung kelompok senyawa yang disebut cardiac glycosides. Sesuai namanya, senyawa ini dapat memengaruhi kerja jantung.

Salah satu kelompok senyawa yang berkaitan dengan foxglove adalah digitalis. Menariknya, senyawa dari tanaman ini juga memiliki sejarah dalam dunia pengobatan dan digunakan dalam pembuatan obat tertentu untuk kondisi jantung.



Tapi ada perbedaan besar antara obat yang dibuat dan diberikan dengan dosis terukur dengan mengonsumsi tanaman secara langsung. Pada tanaman, jumlah senyawa yang tertelan tidak dapat dikontrol seperti obat yang diproduksi secara medis.

Bisa Memengaruhi Detak Jantung

Menurut Poison Control, keracunan foxglove dapat menyebabkan berbagai gangguan, terutama yang berkaitan dengan sistem pencernaan dan jantung akibat paparan dalam jumlah tertentu.

Gejalanya dapat menyebabkan mual, muntah, sakit perut, serta gangguan pada detak jantung. Dalam kasus yang serius, keracunan dapat mengancam nyawa. Inilah alasan mengapa foxglove tidak boleh dijadikan bahan teh, ramuan, atau makanan meskipun tanaman tersebut terlihat seperti tanaman biasa.

Risikonya juga bukan berarti seseorang harus panik hanya karena melihat atau berada di dekat tanaman ini. Bahaya utamanya berkaitan dengan tertelannya bagian tanaman.

Karena itu, langkah paling aman adalah tidak memasukkan bagian tanaman ke mulut dan menghindari penggunaan tanaman yang belum diketahui keamanannya sebagai bahan konsumsi.

Royal Horticultural Society sendiri mencatat sejumlah tanaman populer yang memiliki potensi bahaya jika tertelan. Selain foxglove, beberapa di antaranya adalah oleander, lily of the valley, dan angel's trumpet atau Brugmansia.

Foxglove mengingatkan kita bahwa di dunia tumbuhan, cantik tidak selalu berarti aman. Penampilan yang menarik justru menjadi alasan untuk mengenali sebuah tanaman lebih jauh sebelum menyentuh atau menggunakannya.

(Vira Farhatul Maula)



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>