Ilustrasi Transjakarta. Foto: MI/Usman Iskandar
Ilustrasi Transjakarta. Foto: MI/Usman Iskandar

Pelajar Jakarta Diusulkan Naik Transjakarta Gratis, Ini Syarat dan Alasannya

Annisa ayu artanti • 09 September 2026 13:51
Ringkasnya gini..
  • DPRD DKI mengusulkan pelajar masuk penerima KLG agar bisa mengakses transportasi umum gratis.
  • Usulan ini muncul karena kapasitas bus sekolah belum mampu menjangkau seluruh pelajar Jakarta.
  • DPRD mendorong Dishub dan Transjakarta mengkaji pemberian KLG bagi pelajar secara umum.
Jakarta: Pelajar di Jakarta berpotensi mendapat akses transportasi umum gratis. Komisi B DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar pelajar masuk dalam kategori penerima Kartu Layanan Gratis (KLG) Transportasi Umum (Transum).

Usulan ini dinilai bisa menjadi alternatif bagi siswa yang belum terjangkau layanan bus sekolah. Di sisi lain, kebijakan tersebut juga diharapkan mendorong lebih banyak pelajar menggunakan transportasi umum untuk berangkat dan pulang sekolah.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harvian Paloh mengatakan akses transportasi gratis penting untuk memudahkan mobilitas pelajar.

Nova mengatakan saat ini pelajar belum termasuk dalam 15 golongan masyarakat yang mendapatkan layanan transportasi gratis melalui program KLG.

Padahal, menurut dia, sejumlah sekolah di Jakarta berada tidak jauh dari halte maupun rute Transjakarta. Kondisi tersebut dinilai bisa dimanfaatkan jika pelajar mendapat akses transportasi gratis.

"Kenapa enggak, artinya pelajar itu diberikan KLG, Kartu Layanan Gratis? Saya kira ini alangkah bagusnya ke depan untuk memaksimalkan transportasi yang ada di DKI Jakarta," ujar Nova dikutip dari Berita Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Menurut Nova, kebijakan tersebut tidak harus terbatas bagi pelajar yang menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Pelajar secara umum dinilai perlu dikaji untuk masuk dalam skema KLG.
 

Bus Sekolah Tak Cukup Layani Semua Pelajar

Salah satu alasan munculnya usulan tersebut adalah keterbatasan kapasitas bus sekolah.

Tidak semua pelajar dapat terlayani bus sekolah. Karena itu, Nova menilai Transjakarta bisa menjadi pilihan alternatif, terutama bagi siswa yang sekolahnya berada di sekitar jalur transportasi umum.

Selain memperluas akses, penggunaan transportasi umum sejak usia sekolah dinilai dapat membiasakan pelajar menggunakan moda transportasi publik.

"Artinya, membiasakan pelajar menaiki kendaraan umum. Itu yang kita dorong. Bagaimana pelajar juga menggunakan kendaraan umum kita yang artinya sudah ada rute-rute yang mumpuni," katanya.

Pelajar dan Orang Tua Bisa Ikut Terbantu

Nova mencontohkan SMP Negeri 115 Tebet yang memiliki halte Transjakarta di sekitar sekolah. Menurut dia, keberadaan halte tersebut dapat memudahkan pelajar sekaligus orang tua yang mengantar atau menjemput anak.

"Ketika orang tuanya misalnya dia punya KLG, antar anaknya juga gratis. Itu yang kita harus pikirkan ke depannya. Kalau bus sekolah apakah orang tua bisa antar? Nggak bisa juga kan. Ini salah satu rekomendasi kami dan nanti mungkin dikaji sama Dishub, sama dari Transjakarta," ujarnya. 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>