brand mewah dunia memiliki pengucapan khas yang berbeda dari cara membaca ejaannya. Foto: Pexels
brand mewah dunia memiliki pengucapan khas yang berbeda dari cara membaca ejaannya. Foto: Pexels

Jangan Salah Sebut, Ini Cara Pengucapan 10 Brand Mewah Dunia

Muhammad Syahrul Ramadhan • 05 September 2026 10:40
Ringkasnya gini..
  • Sejumlah brand mewah dunia memiliki cara pengucapan yang berbeda dari cara membaca tulisannya.
  • Kesalahan pengucapan sering terjadi karena banyak rumah mode berasal dari negara seperti Prancis, Italia, dan Spanyol.
  • Hermès, Givenchy, Louis Vuitton, Balmain, Versace, hingga Miu Miu termasuk brand yang memiliki pengucapan khas.
Jakarta: Pernah melihat nama brand mewah, tetapi bingung bagaimana cara membacanya? Kamu tidak sendirian. Nama seperti Hermès, Givenchy, Louis Vuitton, hingga Moschino memang tidak selalu dibaca sesuai dengan tulisan yang terlihat.

Hal ini tidak lepas dari asal-usul rumah mode tersebut. Banyak brand fashion ternama berasal dari Prancis dan Italia yang memiliki aturan pengucapan berbeda dengan bahasa Indonesia.

Melansir Vogue India dan Harper's Bazaar Indonesia, berikut beberapa brand mewah yang sering salah disebut beserta cara pengucapannya.

1. Hermès

Hermès merupakan salah satu nama yang cukup sering salah diucapkan.

Menurut Vogue India, nama rumah mode asal Prancis ini dibaca “ehr-mez”. Huruf H tidak dibunyikan, sedangkan huruf S di bagian akhir terdengar lembut.

Jadi, pengucapannya tidak perlu mengikuti seluruh huruf yang tertulis pada nama brand tersebut.

2. Givenchy

Nama Givenchy juga memiliki pengucapan yang cukup berbeda dari ejaannya. Pengucapannya sebagai “jee-VOHN-shee”. Huruf G dibaca lembut, sedangkan bagian akhir “chy” menghasilkan bunyi yang berbeda dari cara membaca bahasa Indonesia.

3. Louis Vuitton

Kalau mendengar Louis Vuitton, mungkin sebagian orang masih membacanya sesuai ejaan. Pengucapannya adalah “lou-ee VWEE-tah-n”. Huruf S pada Louis tidak dibunyikan, sementara bagian akhir Vuitton memiliki karakter pengucapan khas bahasa Prancis.

4. Balmain

Brand asal Prancis Balmain juga sering diucapkan dengan cara yang terlalu mengikuti ejaan. Pengucapannya sebagai “bal-MAH-n”. Bunyi N di bagian akhir diucapkan dengan lembut.

5. Miu Miu

Berbeda dari beberapa nama sebelumnya, Miu Miu justru relatif mudah diucapkan.

Harper's Bazaar Indonesia menuliskan pengucapannya sebagai “Miyu-miyu”. Nama ini berasal dari rumah mode Italia dan menjadi salah satu brand yang cukup dikenal dalam industri fashion.

6. Moschino

Moschino merupakan brand asal Italia yang juga kerap membuat orang keliru saat membacanya.
Pengucapannya adalah “moss-KEY-no”. Dalam bahasa Italia, kombinasi huruf “ch” menghasilkan bunyi seperti K.

7. Versace

Nama Versace tentu sudah tidak asing bagi pecinta fashion. Namun, cara mengucapkannya juga sering berbeda-beda.Pengucapannya sebagai “Ver-sah-cheh”. Jadi, bagian akhir nama tersebut tidak dibaca seperti “se” dalam bahasa Indonesia.

8. Balenciaga

Brand asal Spanyol Balenciaga juga memiliki pelafalan yang khas. Nama tersebut dibaca “Bah-len-sii-ah-gah”. Pengucapannya mengikuti karakter bahasa Spanyol, sehingga tidak cukup hanya membaca berdasarkan ejaannya.

9. Saint Laurent

Nama Saint Laurent juga cukup sering dibaca berbeda dari pelafalan bahasa Prancis. Pengucapannya sebagai “san lor-RAUN”. Jika menyebut nama lengkap pendirinya, Yves Saint Laurent, bagian “Yves” dibaca “eeves”.

10. Christian Louboutin

Nama Christian Louboutin dikenal luas melalui koleksi sepatu dengan ciri khas sol berwarna merah. Pengucapan nama tersebut sebagai “Kris-tyahn loo-boo-tahn”. Bagian akhir Louboutin mengikuti pelafalan bahasa Prancis dan tidak dibaca mentah sesuai ejaannya.

Kenapa Banyak Brand Mewah Sulit Diucapkan?

Sebagian besar kesulitan muncul karena nama-nama tersebut berasal dari berbagai negara dengan bahasa dan aturan pengucapan yang berbeda.

Misalnya, bahasa Prancis memiliki sejumlah huruf yang tidak dibunyikan ketika sebuah kata diucapkan. Sementara itu, bahasa Italia dan Spanyol juga memiliki aturan tersendiri dalam membaca kombinasi huruf.

Karena itu, wajar jika nama brand seperti Hermès atau Louis Vuitton terdengar berbeda ketika diucapkan oleh penutur bahasa Indonesia.

Mengetahui cara pengucapan yang tepat juga bisa membantu ketika sedang membicarakan fashion, berbelanja, atau mengikuti percakapan seputar industri luxury.

Jadi, mulai sekarang jangan hanya mengandalkan tulisan ketika menyebut nama brand favorit. Asal bahasa sebuah brand juga menentukan bagaimana namanya diucapkan.

(Ellen Octovia Suherman)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>