Jakarta: Kawan Lama Solution Expo Cikarang 2026 resmi dibuka mulai dari 26-31 Oktober 2026 di Kawan Lama Solution Cikarang, Komplek Industri Jababeka II, Bekasi. Bertema “Industrial Solutions Showcase, Live in Actionˮ, pameran ini menghadirkan solusi teknologi industri, demonstrasi langsung, konsultasi ahli, serta seminar dan workshop.
Pengunjung dapat mengeksplorasi solusi dari lebih dari 50 brand di bidang industri. Area pameran mencakup solusi otomatisasi, mesin produksi dan fabrikasi, sistem pergudangan, pengukuran presisi, material handling, hingga teknologi pendukung operasional industri lainnya.
Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian (IPAMP) Kementerian Perindustrian RI, Solehan, S.P., M.M., menilai pameran seperti Kawan Lama Solution Expo menjadi wadah bagi pelaku industri untuk mengenal perkembangan dan inovasi teknologi terbaru.
Solehan berharap kegiatan ini juga dapat mendorong kolaborasi antara perusahaan penyedia teknologi dan industri dalam negeri guna memperkuat ekosistem manufaktur nasional.
Baca Juga :
Bedah Strategi Resilien Aspirasi Hidup Indonesia (ACES) di Industri Ritel
“Dengan begitu, industri, terutama industri pengolahan termasuk industri permesinan yang di kami ini, bisa menjadi kuat juga untuk berkontribusi di dalam negeri, baik untuk proyek-proyek pemerintah maupun swasta. Kalau bisa, diekspor juga,” ujar Solehan, Senin, 26 Oktober 2026.
Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian (IPAMP) Kementerian Perindustrian RI, Solehan, S.P., M.M., di Kawan Lama Solution Expo Cikarang 2026. Foto: Medcom/fatha
Sejalan dengan hal tersebut, Deputy Sales Director Kawan Lama Solution, Yudi Clements, mengatakan pameran ini bertujuan memperkenalkan berbagai inovasi teknologi kepada pelaku industri di Indonesia.
Perusahaan ini juga ingin mempertemukan pelaku industri dan konsumen dengan prinsipal teknologi dari berbagai negara, sekaligus memperkenalkan produk lokal yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.
“Target kami ingin memperkenalkan sebanyak mungkin inovasi untuk industri-industri di Indonesia dan akhirnya industri di Indonesia bisa berkembang dan tidak ketinggalan bahkan memimpin di regional kita maupun di luar negeri,” kata Yudi.
Deputy Sales Director Kawan Lama Solution, Yudi Clements, membuka Kawan Lama Solution Expo Cikarang 2026. Foto: Medcom/fatha
Baca Juga :
NEKA Hadirkan Solusi Belanja Harian yang Praktis dan Terjangkau
Selain pameran, ada Indonesia Manufacturing Insight Forum 2026 yang menghadirkan sembilan topik seminar yang mengangkat berbagai tantangan nyata dalam operasional industri dan pendekatan untuk mengatasinya.
Pembahasannya mencakup otomatisasi dan pemantauan kondisi mesin secara prediktif untuk smart factory; teknologi fabrikasi presisi; efisiensi logistik dan material handling; inovasi permesinan dan cutting tools; teknologi ultrasonic cleaning untuk meningkatkan kebersihan komponen dan mengurangi risiko cacat produk; peningkatan kualitas dan produktivitas pengelasan; optimalisasi sistem penyimpanan dan aliran material di pergudangan; digitalisasi pengendalian kualitas; serta efisiensi dan keberlanjutan operasional sektor hospitality.
Pengunjung dapat menyaksikan demonstrasi langsung berbagai teknologi industri, berkonsultasi dengan product specialist dan perwakilan principal, serta membangun jejaring dengan sesama pelaku industri.
Jakarta:
Kawan Lama Solution Expo Cikarang 2026 resmi dibuka mulai dari 26-31 Oktober 2026 di Kawan Lama Solution Cikarang, Komplek Industri Jababeka II, Bekasi. Bertema “Industrial Solutions Showcase, Live in Actionˮ, pameran ini menghadirkan solusi teknologi industri, demonstrasi langsung, konsultasi ahli, serta seminar dan workshop.
Pengunjung dapat mengeksplorasi solusi dari lebih dari 50 brand di bidang industri. Area pameran mencakup solusi otomatisasi, mesin produksi dan fabrikasi, sistem pergudangan, pengukuran presisi, material handling, hingga teknologi pendukung operasional industri lainnya.
Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian (IPAMP) Kementerian Perindustrian RI, Solehan, S.P., M.M., menilai pameran seperti Kawan Lama Solution Expo menjadi wadah bagi pelaku industri untuk mengenal perkembangan dan inovasi teknologi terbaru.
Solehan berharap kegiatan ini juga dapat mendorong kolaborasi antara perusahaan penyedia teknologi dan industri dalam negeri guna memperkuat ekosistem manufaktur nasional.
“Dengan begitu, industri, terutama industri pengolahan termasuk industri permesinan yang di kami ini, bisa menjadi kuat juga untuk berkontribusi di dalam negeri, baik untuk proyek-proyek pemerintah maupun swasta. Kalau bisa, diekspor juga,” ujar Solehan, Senin, 26 Oktober 2026.
Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian (IPAMP) Kementerian Perindustrian RI, Solehan, S.P., M.M., di Kawan Lama Solution Expo Cikarang 2026. Foto: Medcom/fatha
Sejalan dengan hal tersebut, Deputy Sales Director Kawan Lama Solution, Yudi Clements, mengatakan pameran ini bertujuan memperkenalkan berbagai inovasi teknologi kepada pelaku industri di Indonesia.
Perusahaan ini juga ingin mempertemukan pelaku industri dan konsumen dengan prinsipal teknologi dari berbagai negara, sekaligus memperkenalkan produk lokal yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.
“Target kami ingin memperkenalkan sebanyak mungkin inovasi untuk industri-industri di Indonesia dan akhirnya industri di Indonesia bisa berkembang dan tidak ketinggalan bahkan memimpin di regional kita maupun di luar negeri,” kata Yudi.
Deputy Sales Director Kawan Lama Solution, Yudi Clements, membuka Kawan Lama Solution Expo Cikarang 2026. Foto: Medcom/fatha
Selain pameran, ada Indonesia Manufacturing Insight Forum 2026 yang menghadirkan sembilan topik seminar yang mengangkat berbagai tantangan nyata dalam operasional industri dan pendekatan untuk mengatasinya.
Pembahasannya mencakup otomatisasi dan pemantauan kondisi mesin secara prediktif untuk smart factory; teknologi fabrikasi presisi; efisiensi logistik dan material handling; inovasi permesinan dan cutting tools; teknologi ultrasonic cleaning untuk meningkatkan kebersihan komponen dan mengurangi risiko cacat produk; peningkatan kualitas dan produktivitas pengelasan; optimalisasi sistem penyimpanan dan aliran material di pergudangan; digitalisasi pengendalian kualitas; serta efisiensi dan keberlanjutan operasional sektor hospitality.
Pengunjung dapat menyaksikan demonstrasi langsung berbagai teknologi industri, berkonsultasi dengan product specialist dan perwakilan principal, serta membangun jejaring dengan sesama pelaku industri.
(PRI)