Tim Satgas PRR bersama Pemda Aceh Singkil meninjau pemulihan fasiltas kesehatan terdampak bencana. dok. Satgas PRRKudus Purnomo
Tim Satgas PRR bersama Pemda Aceh Singkil meninjau pemulihan fasiltas kesehatan terdampak bencana. dok. Satgas PRRKudus Purnomo

Aceh Singkil Percepat Pemulihan Fasilitas Kesehatan, Optimalisasi TKD Diperkuat

Muhammad Syahrul Ramadhan • 08 Oktober 2026 21:26
Ringkasnya gini..
  • Rehabilitasi Pustu Kayu Menang di Kecamatan Kuala Baru telah mencapai progres fisik 56 persen.
  • Percepatan fasilitas kesehatan berjalan bersamaan dengan peningkatan pemanfaatan anggaran pemulihan lainnya.
  • Hingga 7 Oktober 2026, realisasi tambahan TKD Aceh Singkil mencapai Rp6,6 miliar atau 31,68 persen dari pagu Rp21,04 miliar.
Jakarta: Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, Aceh,  mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan terdampak bencana agar pelayanan kepada masyarakat segera kembali berjalan secara optimal. Penanganan saat ini mencakup rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) Kayu Menang serta tiga puskesmas dan satu pustu lainnya dengan dukungan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Rehabilitasi Pustu Kayu Menang di Kecamatan Kuala Baru telah mencapai progres fisik 56 persen. Pekerjaan senilai Rp400 juta tersebut meliputi perbaikan plafon, atap seng, lantai, dan pagar, serta peninggian fondasi untuk memperkuat ketahanan bangunan terhadap risiko banjir.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Mursal, mengatakan rehabilitasi dilakukan karena fasilitas tersebut mengalami kerusakan akibat banjir dan gempa. Anggaran yang digunakan turut mencakup kebutuhan perencanaan dan pengawasan pekerjaan.

“Jadi kita rehab bangunannya menggunakan dana TKD. Jumlah uangnya Rp400 juta. Itu termasuk perencanaan dan pengawasannya,” kata Mursal saat meninjau Pustu Kayu Menang, Rabu (7/10/2026).

Pustu tersebut dipersiapkan untuk melayani kebutuhan kesehatan 67 kepala keluarga di Desa Kayu Menang. Setelah pekerjaan fisik selesai, fasilitas akan dilengkapi dengan alat kesehatan standar dan ditargetkan kembali beroperasi optimal pada November 2026.

Pemulihan layanan kesehatan juga menyasar Puskesmas Singkil, Puskesmas Singkil Utara, Puskesmas Suro, dan Pustu Ujung Bawang. Rehabilitasi keempat fasilitas tersebut didukung Kementerian PU sebagai bagian dari paket penanganan 50 lokasi di Aceh dengan nilai kontrak keseluruhan Rp200 miliar.

Lingkup pekerjaan mencakup pemulihan ruang laboratorium, ruang rawat inap, serta rumah dinas dokter dan perawat. Penanganan diperlukan karena banjir sebelumnya merendam ruangan, peralatan kesehatan, dan dokumen pelayanan di sejumlah fasilitas. “Kondisi Puskesmas Singkil memang tergenang sebetis dan ada yang sepinggang. Sehingga semua alat dan dokumen terendam,” ujar Mursal.
 
Percepatan fasilitas kesehatan berjalan bersamaan dengan peningkatan pemanfaatan anggaran pemulihan lainnya. Hingga 7 Oktober 2026, realisasi tambahan TKD Aceh Singkil mencapai Rp6,6 miliar atau 31,68 persen dari pagu Rp21,04 miliar. Bantuan keuangan antardaerah terealisasi Rp278 juta atau 13,93 persen dari Rp2 miliar, sedangkan Dana Otonomi Khusus Aceh mencapai Rp152 juta atau 16,10 persen dari pagu Rp900 juta.

Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan agar anggaran segera menjadi pekerjaan nyata di lapangan. “Semua harus turun tangan semua. Agar realisasi tepat waktu pada bulan Desember 2026 nanti,” kata Safriadi.

Komitmen tersebut dituangkan dalam berita acara kesepakatan antara Pemkab Aceh Singkil dan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Kesepakatan menegaskan percepatan kegiatan dan realisasi anggaran harus dilaksanakan secara transparan, tepat waktu, tepat sasaran, dan akuntabel.

Wakil Kepala Perencanaan dan Pengendalian Analisis dan Evaluasi Satgas PRR, Imran, meminta seluruh satuan kerja menyiasati sisa waktu pelaksanaan, terlebih pekerjaan berlangsung ketika musim hujan mulai meningkat. “Masing-masing SKPK ini harus berkejaran dengan waktu juga untuk menyelesaikan kegiatannya. Apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan. Jadi harus betul-betul itu disiasati,” ujarnya.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>