Jakarta: Bagi para calon penumpang yang hendak bepergian ke Jakarta menggunakan KA Jayabaya, periksa jadwal keberangkatan selengkapnya di sini.
KA Jayabaya merupakan kereta api kelas ekonomi yang melayani perjalanan Malang–Pasar Senen. Kereta ini menjadi salah satu pilihan perjalanan bagi penumpang dari Malang yang ingin menuju sejumlah kota di Pulau Jawa hingga Jakarta.
Berikut jadwal keberangkatan KA Jayabaya dari Stasiun Malang.
Jadwal KA Jayabaya dari Stasiun Malang
Berdasarkan data perjalanan untuk Jumat, 18 September 2026, KA Jayabaya tercatat berangkat dari Stasiun Malang (ML) pukul 13.45 WIB. Kereta kemudian melanjutkan perjalanan menuju arah Surabaya dan sejumlah stasiun di Jawa Tengah sebelum berakhir di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.
Untuk perjalanan menuju Jakarta, jadwal KA Jayabaya dapat dirangkum sebagai berikut:
Stasiun Malang
Kedatangan: -
Keberangkatan: 11.45
Stasiun Lawang
Kedatangan: 12.08
Keberangkatan: 12.13
Stasiun Bangil
Kedatangan: 12.51
Keberangkatan: 12.54
Stasiun Sidoarjo
Kedatangan: 13.15
Keberangkatan: 13.18
Stasiun Surabaya Gubeng
Kedatangan: 13.41
Keberangkatan: 13.49
Stasiun Surabaya Pasarturi
Kedatangan: 14.03
Keberangkatan: 14.15
Stasiun Lamongan
Kedatangan: 14.51
Keberangkatan: 14.54
Stasiun Babat
Kedatangan: 15.16
Keberangkatan: 15.18
Stasiun Bojonegoro
Kedatangan: 15.47
Keberangkatan: 15.50
Stasiun Cepu
Kedatangan: 16.19
Keberangkatan: 16.26
Stasiun Randublatung
Kedatangan: 16.48
Keberangkatan: 16.52
Stasiun Ngrombo
Kedatangan: 17.39
Keberangkatan: 17.42
Baca Juga :
Daftar Harga Tiket KA Go Show dari Yogyakarta September 2026
Stasiun Semarang Poncol
Kedatangan: 18.35
Keberangkatan: 18.51
Stasiun Weteri
Kedatangan: 19.24
Keberangkatan: 19.28
Stasiun Pekalongan
Kedatangan: 20.08
Keberangkatan: 20.12
Stasiun Pemalang
Kedatangan: 20.39
Keberangkatan: 20.45
Stasiun Tegal
Kedatangan: 21.06
Keberangkatan: 21.14
Stasiun Cirebon Prujakan
Kedatangan: 22.09
Keberangkatan: 22.24
Stasiun Jatibarang
Kedatangan: 22.57
Keberangkatan: 22.59
Stasiun Cikampek
Kedatangan: 00.10
Keberangkatan: 00.12
Stasiun Karawang
Kedatangan: 00.31
Keberangkatan: 00.33
Stasiun Bekasi
Kedatangan: 01.03
Keberangkatan: 01.05
Stasiun Jatinegara
Kedatangan: 01.21
Keberangkatan: 01.24
Stasiun Pasar Senen
Kedatangan: 01.34
Keberangkatan: -
Waktu pada stasiun antara dapat mengalami penyesuaian mengikuti jadwal operasional KAI pada tanggal perjalanan. Karena itu, penumpang sebaiknya mengecek kembali jadwal pada Access by KAI sebelum berangkat.
Berapa Lama Perjalanan KA Jayabaya dari Malang ke Jakarta?
KA Jayabaya melayani perjalanan jarak jauh dari Malang menuju Pasar Senen, perjalanan kereta ini memakan waktu sekitar 13–14 jam, tergantung jadwal dan kondisi perjalanan.
Kereta melewati sejumlah kota besar, termasuk Surabaya, Semarang, Cirebon, hingga kawasan Jakarta. Salah satu data jadwal perjalanan mencatat KA Jayabaya dari Malang berangkat pada siang hari dan tiba di Pasar Senen pada dini hari berikutnya.
Selain melayani penumpang yang bepergian langsung dari Malang ke Jakarta, KA Jayabaya juga dapat digunakan untuk perjalanan antarkota di sepanjang rutenya. Penumpang dapat memilih stasiun turun sesuai tujuan yang tersedia pada tiket.
Harga Tiket KA Jayabaya
Harga tiket KA Jayabaya dapat berbeda berdasarkan tanggal keberangkatan, subkelas, serta ketersediaan tiket.
Sebagai gambaran, untuk perjalanan 18 September 2026, data aplikasi KAI Access menampilkan KA Jayabaya dari Malang menuju Jakarta (Pasar Senen) dengan harga Rp480.000 untuk kelas Ekonomi dan Rp680.000 untuk Eksekutif.
Harga tersebut merupakan tarif yang muncul pada pencarian untuk tanggal tersebut dan bukan berarti menjadi tarif tetap untuk seluruh perjalanan atau tanggal lainnya.
Stasiun Malang menyediakan sejumlah fasilitas untuk mendukung keberangkatan penumpang, termasuk vending machine tiket, check-in counter, boarding gate, ruang tunggu, serta customer service.
Pastikan juga nama penumpang, jadwal, tujuan, dan nomor tempat duduk pada tiket sudah sesuai. Jangan lupa memperhatikan informasi pada papan keberangkatan di stasiun karena jadwal operasional dapat mengalami perubahan.
(Vira Farhatul Maula)