Jakarta: Seorang perempuan berinisial BNW (38) meninggal dunia sesaat setelah menjelajahi wahana rumah hantu di pusat perbelanjaan di Tulungagung. Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, mengungkapkan bahwa korban BNW merupakan warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diketahui masuk ke dalam wahana bersama sejumlah pengunjung lainnya.
"Korban masuk bersama pengunjung lain, sekitar tiga menit kemudian keluar lalu duduk di depan pintu keluar. Saat beranjak, korban jatuh dan wajahnya terbentur kursi kayu," ujar Iptu Nanang Murdianto, Kamis, 30 Juli 2026.
Korban dinyatakan meninggal dunia setelah petugas medis melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan juga dilakukan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) bersama tenaga medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Iskak Tulungagung.
Baca Juga :
Polisi Tangkap Pelaku Teror Bom di SDN 15 Srengseng Sawah 15 Pagi Jaksel
Ditemukan Luka di Pipi
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka pada pipi kiri korban. Luka tersebut akibat benturan dengan kursi saat terjatuh.
Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dan melengkapi proses penyelidikan. Sementara itu, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Jakarta: Seorang perempuan berinisial BNW (38) meninggal dunia sesaat setelah menjelajahi
wahana rumah hantu di pusat perbelanjaan di Tulungagung. Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, mengungkapkan bahwa korban BNW merupakan warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diketahui masuk ke dalam wahana bersama sejumlah pengunjung lainnya.
"Korban masuk bersama pengunjung lain, sekitar tiga menit kemudian keluar lalu duduk di depan pintu keluar. Saat beranjak, korban jatuh dan wajahnya terbentur kursi kayu," ujar Iptu Nanang Murdianto, Kamis, 30 Juli 2026.
Korban dinyatakan meninggal dunia setelah petugas medis melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan juga dilakukan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) bersama tenaga medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Iskak Tulungagung.
Ditemukan Luka di Pipi
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka pada pipi kiri korban. Luka tersebut akibat benturan dengan kursi saat terjatuh.
Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dan melengkapi proses penyelidikan. Sementara itu, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(RUL)