Kirana Larasati. Foto: Ig @kiranalarasati
Kirana Larasati. Foto: Ig @kiranalarasati

Terseret Kasus Dugaan Penipuan Emas PT Divine Gold Jewelry, Kirana Larasati Buka Suara

Annisa ayu artanti • 10 Oktober 2026 15:40
Ringkasnya gini..
  • Kirana menyebut dirinya hanya menjadi brand ambassador selama dua bulan.
  • Ia mengaku menghentikan promosi dan mengirimkan surat pemutusan kerja sama pada 12 September 2026.
  • Ia menyatakan siap kooperatif jika dimintai keterangan oleh pihak berwenang.
Jakarta: Kirana Larasati buka suara terkait keluhan pelanggan Nellava Bullion yang belakangan menjadi sorotan terkait kasus penipuan investasi emas oleh PT Divine Gold Jewelry.

Dalam klarifikasinya di akun instagramnya @kiranalarasti yang dilansir pada Sabtu, 10 Oktober 2026, Kirana menyampaikan empati kepada pelanggan yang masih menunggu kepastian atas masalah tersebut.

“Saya tidak terlibat dalam pengelolaan perusahaan, operasional sehari-hari, pengelolaan dana customer, proses transaksi, pengiriman barang, maupun proses refund,” ujarnya.

Kirana mengatakan telah menghentikan aktivitas promosi setelah mengetahui adanya keluhan pelanggan. Ia juga menyebut tim hukumnya telah mengirimkan surat pemutusan kerja sama kepada perusahaan pada 12 September 2026.

“Saya ingin menegaskan bahwa saya siap bersikap kooperatif dan memberikan informasi yang saya miliki apabila dibutuhkan oleh pihak berwenang,” katanya.
   

Dugaan Masalah Pesanan Emas


Kasus Nellava Bullion mencuat setelah sejumlah pelanggan mengeluhkan pesanan emas dan perak yang belum diterima. Kuasa hukum para pelapor sebelumnya menyebut terdapat puluhan pelanggan dengan estimasi kerugian mencapai Rp25 miliar.

Angka tersebut merupakan keterangan dari pihak pelapor dan masih perlu dikonfirmasi melalui keterangan resmi aparat penegak hukum. Penyebutan nama Kirana sebagai promotor juga tidak serta-merta membuktikan keterlibatannya dalam dugaan tindak pidana.

Kirana menyatakan menghormati proses hukum dan berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara adil bagi pelanggan yang terdampak. (Wisa Irena Br Sitepu)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>