Jakarta: Kalau hiburan biasanya cuma berakhir dengan foto dan video untuk diunggah ke media sosial, Dopamine Land menawarkan pengalaman yang sedikit berbeda. Pengunjung justru diajak masuk, bermain, menyentuh, mendengar, berekspresi, dan mengeksplorasi ruang yang dirancang untuk menghadirkan berbagai bentuk kesenangan.
Dilansir dari keterangan resmi Dopamine Land pada Senin, 1 September 2026, pengalaman multisensori tersebut akan dibuka untuk Indonesia mulai 25 September 2026 di Central Park Mall 2, Jakarta Barat. Sebelumnya, pengalaman ini telah hadir di sejumlah kota dunia, seperti London, Madrid, Dubai, São Paulo, Washington DC, Brisbane, New Jersey, Singapura, hingga Santiago. Disebut juga bahwa pameran ini telah dikunjungi lebih dari 1 juta orang.
Dopamine Land menghadirkan sembilan ruang interaktif dengan konsep multisensori yang berbeda-beda. Pengunjung dapat menemukan dunia penuh warna neon, ruang kreatif untuk berekspresi, hingga area yang memadukan lanskap suara dan tekstur untuk memberikan sensasi berbeda.
Tak hanya itu, terdapat pula area perang bantal, ball pit bernuansa mimpi, serta ruang dengan lingkungan sensori yang lebih menenangkan. Setiap ruang dibuat untuk menghadirkan bentuk kegembiraan yang berbeda, mulai dari bermain dan berekspresi hingga bernostalgia dan memunculkan rasa ingin tahu.
Baca Juga :
Dopamine Land Segera Hadir di Jakarta, Siap Ajak Kamu ‘Healing’ Lewat 9 Ruang Imersif
Bukan Sekadar Spot Foto, Tapi Tempat untuk Bermain
Dopamine Land dirancang agar dapat dinikmati berbagai kelompok usia, mulai dari keluarga, remaja, hingga orang dewasa yang masih ingin merasakan keseruan bermain. Pengunjung juga dapat menikmati pengalaman tersebut bersama teman atau keluarga sembari mengabadikan momen di setiap ruang.
General Manager ANZ di Fever, Sean Morris, mengatakan Dopamine Land merupakan bagian dari misi Fever untuk membantu masyarakat menemukan pengalaman berkesan di dunia nyata.
“Di Fever, misi kami adalah membantu masyarakat menemukan pengalaman tak terlupakan di dunia nyata. Dopamine Land merupakan bentuk nyata perwujudan misi tersebut melalui pengalaman yang joyful, imersif, dan sangat interaktif, yang dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga, sahabat, serta pengunjung dari segala usia,” ujar Sean.
Dengan sembilan ruang yang menawarkan pengalaman berbeda, Dopamine Land membawa konsep hiburan yang tidak hanya mengandalkan visual, tetapi diajak menggunakan berbagai indra, berinteraksi dengan lingkungan, dan menikmati kembali kesenangan sederhana melalui aktivitas bermain. (Wisa Irena Br Sitepu)
Jakarta: Kalau hiburan biasanya cuma berakhir dengan foto dan video untuk diunggah ke media sosial,
Dopamine Land menawarkan pengalaman yang sedikit berbeda. Pengunjung justru diajak masuk, bermain, menyentuh, mendengar, berekspresi, dan mengeksplorasi ruang yang dirancang untuk menghadirkan berbagai bentuk kesenangan.
Dilansir dari keterangan resmi Dopamine Land pada Senin, 1 September 2026, pengalaman multisensori tersebut akan dibuka untuk Indonesia mulai 25 September 2026 di Central Park Mall 2, Jakarta Barat. Sebelumnya, pengalaman ini telah hadir di sejumlah kota dunia, seperti London, Madrid, Dubai, São Paulo, Washington DC, Brisbane, New Jersey, Singapura, hingga Santiago. Disebut juga bahwa pameran ini telah dikunjungi lebih dari 1 juta orang.
Dopamine Land menghadirkan sembilan ruang interaktif dengan konsep multisensori yang berbeda-beda. Pengunjung dapat menemukan dunia penuh warna neon, ruang kreatif untuk berekspresi, hingga area yang memadukan lanskap suara dan tekstur untuk memberikan sensasi berbeda.
Tak hanya itu, terdapat pula area perang bantal,
ball pit bernuansa mimpi, serta ruang dengan lingkungan sensori yang lebih menenangkan. Setiap ruang dibuat untuk menghadirkan bentuk kegembiraan yang berbeda, mulai dari bermain dan berekspresi hingga bernostalgia dan memunculkan rasa ingin tahu.
Bukan Sekadar Spot Foto, Tapi Tempat untuk Bermain
Dopamine Land dirancang agar dapat dinikmati berbagai kelompok usia, mulai dari keluarga, remaja, hingga orang dewasa yang masih ingin merasakan keseruan bermain. Pengunjung juga dapat menikmati pengalaman tersebut bersama teman atau keluarga sembari mengabadikan momen di setiap ruang.
General Manager ANZ di Fever, Sean Morris, mengatakan Dopamine Land merupakan bagian dari misi Fever untuk membantu masyarakat menemukan pengalaman berkesan di dunia nyata.
“Di Fever, misi kami adalah membantu masyarakat menemukan pengalaman tak terlupakan di dunia nyata. Dopamine Land merupakan bentuk nyata perwujudan misi tersebut melalui pengalaman yang joyful, imersif, dan sangat interaktif, yang dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga, sahabat, serta pengunjung dari segala usia,” ujar Sean.
Dengan sembilan ruang yang menawarkan pengalaman berbeda, Dopamine Land membawa konsep hiburan yang tidak hanya mengandalkan visual, tetapi diajak menggunakan berbagai indra, berinteraksi dengan lingkungan, dan menikmati kembali kesenangan sederhana melalui aktivitas bermain.
(Wisa Irena Br Sitepu)
(ANN)