Penyaluran bantuan ke korban gempa NTT. Foto: Istimewa.
Penyaluran bantuan ke korban gempa NTT. Foto: Istimewa.

Blockchain Dimanfaatkan untuk Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT

Arif Wicaksono • 05 September 2026 06:55
Jakarta: Teknologi blockchain mulai dimanfaatkan untuk mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari penyaluran donasi senilai Rp1,4 miliar yang diberikan Binance Charity bersama Tokocrypto melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Gempa yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 tersebut menimbulkan kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, layanan kesehatan, serta berbagai kebutuhan kemanusiaan lainnya.

Dalam program tersebut, blockchain akan digunakan untuk mendukung penyaluran bantuan keuangan darurat kepada penerima yang memenuhi kriteria di wilayah terdampak.

Penggunaan blockchain dinilai dapat memberikan alternatif dalam menyalurkan bantuan secara lebih cepat sekaligus meningkatkan transparansi proses distribusi.

“Kami tetap berkomitmen memanfaatkan teknologi blockchain untuk menghadirkan bantuan yang cepat, transparan, dan efisien bagi mereka yang paling membutuhkan,” kata Co-CEO Binance Richard Teng.

Blockchain untuk Bantuan Kemanusiaan

Blockchain merupakan teknologi pencatatan transaksi digital yang memungkinkan data transaksi tersimpan secara terdesentralisasi dan dapat ditelusuri.

Karakteristik tersebut membuka peluang pemanfaatan blockchain dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk untuk mendukung distribusi bantuan keuangan ketika terjadi bencana.

Dalam penyaluran bantuan gempa NTT, mekanisme berbasis blockchain akan menjadi salah satu pendekatan yang digunakan bersama dukungan langsung melalui PMI di lapangan.

Kriteria penerima, besaran bantuan yang dialokasikan, serta jadwal distribusi akan diumumkan secara terpisah.

Dengan mekanisme tersebut, teknologi tidak hanya digunakan dalam aktivitas aset digital atau transaksi keuangan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan sosial dan kemanusiaan.

Kolaborasi Teknologi dan PMI

Binance Charity dan Tokocrypto bekerja sama dengan PMI dalam memastikan bantuan dapat disalurkan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak.

Tokocrypto berperan melalui kehadiran lokal serta pemahamannya terhadap kondisi masyarakat Indonesia. Perusahaan membantu mengoordinasikan penyaluran bantuan bersama Binance Charity dan PMI agar dapat menjangkau penerima yang membutuhkan.

CEO Tokocrypto Calvin Kizana mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami tergerak untuk bahu-membahu bersama Binance Charity dan PMI, memastikan bantuan sampai kepada mereka yang membutuhkan bantuan secepat mungkin,” ujar Calvin.

Sementara itu, Richard mengatakan pemanfaatan blockchain merupakan bagian dari komitmen Binance Charity untuk menggunakan inovasi teknologi dalam membantu masyarakat yang menghadapi krisis kemanusiaan.

Program tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi blockchain dapat digunakan di luar fungsi transaksi aset digital, khususnya untuk mendukung penyaluran bantuan dalam situasi darurat.

Dalam konteks bencana, kecepatan distribusi dan transparansi menjadi dua aspek penting. Pemanfaatan teknologi blockchain diharapkan dapat membantu memperkuat kedua aspek tersebut, sementara organisasi kemanusiaan seperti PMI tetap berperan penting dalam memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>