Chief Executive Officer (CEO) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, saat memberikan keterangan pers satu tahun Danantara Indonesia Trust di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (15/10/2026). (Foto: Istimewa)
Chief Executive Officer (CEO) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, saat memberikan keterangan pers satu tahun Danantara Indonesia Trust di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (15/10/2026). (Foto: Istimewa)

Danantara Indonesia Trust Siapkan Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Program Sosial

Medcom • 17 Oktober 2026 12:00
Ringkasnya gini..
  • Danantara Indonesia Trust menyiapkan dana filantropi sebesar USD100 juta atau sekitar Rp1,79 triliun per tahun untuk mendukung berbagai program sosial strategis. Pendanaan tersebut diarahkan untuk sektor pendidikan, kesehatan, serta penyediaan air bersih dan sanitasi.
  • Komitmen itu mendapat apresiasi dari Aliansi Mahasiswa dan Milenial untuk Indonesia (AMMI). Organisasi tersebut menilai inisiatif filantropi ini berpotensi memperluas manfaat pembangunan nasional dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar.
  • Ketua AMMI, Nur Hasanah, mengapresiasi peran Chief Executive Officer (CEO) Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Pembina Danantara Indonesia Trust, Rosan Perkasa Roeslani, dalam mendorong penguatan kontribusi sosial melalui lembaga tersebut.
Jakarta: Danantara Indonesia Trust menyiapkan dana filantropi sebesar USD100 juta atau sekitar Rp1,79 triliun per tahun untuk mendukung berbagai program sosial strategis. Pendanaan tersebut diarahkan untuk sektor pendidikan, kesehatan, serta penyediaan air bersih dan sanitasi.

Komitmen itu mendapat apresiasi dari Aliansi Mahasiswa dan Milenial untuk Indonesia (AMMI). Organisasi tersebut menilai inisiatif filantropi ini berpotensi memperluas manfaat pembangunan nasional dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar.

Ketua AMMI, Nur Hasanah, mengapresiasi peran Chief Executive Officer (CEO) Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Pembina Danantara Indonesia Trust, Rosan Perkasa Roeslani, dalam mendorong penguatan kontribusi sosial melalui lembaga tersebut.

Menurut Nur, inisiatif tersebut menunjukkan pentingnya menyelaraskan penciptaan nilai ekonomi dengan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami mengapresiasi Pak Rosan Roeslani yang mendorong penguatan peran Danantara tidak hanya dalam pengelolaan investasi strategis, tetapi juga dalam mendukung program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Komitmen dana filantropi Rp1,79 triliun per tahun merupakan langkah penting untuk memperkuat pembangunan manusia dan memperluas akses terhadap layanan dasar,” ujar Nur dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10).

Ia menilai pendidikan, kesehatan, serta ketersediaan air bersih dan sanitasi merupakan sektor fundamental yang menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dukungan pendanaan melalui program filantropi diharapkan dapat membantu mengatasi berbagai tantangan sosial sekaligus memperluas kesempatan bagi masyarakat.

Nur mencontohkan program beasiswa bagi mahasiswa, peningkatan kapasitas tenaga medis dan tenaga kesehatan, serta pengembangan akses air bersih dan sanitasi sebagai bentuk investasi sosial jangka panjang.

Menurut dia, program-program tersebut tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada penerima, tetapi juga berpotensi meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa.

“Pembangunan yang berkualitas bukan hanya tentang besarnya investasi atau pertumbuhan ekonomi, melainkan juga tentang bagaimana hasil pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat luas. Karena itu, kami melihat inisiatif Danantara Indonesia Trust sebagai langkah strategis untuk memperkuat dimensi sosial pembangunan nasional,” katanya.

Transparansi Dinilai Penting

AMMI juga menilai kepemimpinan Rosan Perkasa Roeslani berperan dalam mendorong agar pengelolaan investasi dan kontribusi sosial dapat berjalan beriringan. Dengan tata kelola yang baik, Danantara diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan program sosial memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

Meski demikian, Nur menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam pelaksanaan program filantropi. Informasi mengenai penyaluran dana, penerima manfaat, serta capaian program perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat dapat menilai dampak yang dihasilkan.

Ia berharap program tersebut dapat menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, termasuk mahasiswa dari keluarga kurang mampu, masyarakat di wilayah tertinggal, serta warga di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan dan air bersih.

“Kami berharap komitmen ini dapat dijalankan secara konsisten, transparan, dan tepat sasaran. Dukungan filantropi harus menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Nur.

AMMI turut mendorong penguatan kolaborasi antara Danantara Indonesia Trust, pemerintah, perguruan tinggi, organisasi sosial, dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut dinilai penting agar dana filantropi dapat dikelola secara efektif dan menjangkau masyarakat di berbagai daerah.

Nur menegaskan, inisiatif filantropi yang berorientasi pada kepentingan masyarakat perlu didukung dengan tetap mengedepankan transparansi, akuntabilitas, pemerataan, dan keberlanjutan dalam pelaksanaannya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>