Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

920 Ribu Nakes Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Fachri Audhia Hafiez • 29 September 2021 07:14
Jakarta: Pemberian vaksin covid-19 dosis ketiga untuk tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga pendukung kesehatan terus bertambah. Vaksin booster ini menjadi perlindungan tambahan bagi nakes.

"Vaksinasi dosis ketiga tenaga kesehatan sudah mencapai 920.492 orang," tulis keterangan di laman vaksin.kemkes.go.id, dikutip Rabu, 29 September 2021.

Total sasaran vaksinasi untuk kelompok ini 1.468.764 orang. Vaksin booster diberikan bagi tenaga kesehatan yang telah mendapatkan dosis pertama dan kedua.

"Sehingga total tenaga kesehatan yang disuntik sudah 62,67 persen," bunyi keterangan tersebut.

Baca: Vaksinasi Dikebut Jelang PON XX di Papua dan WSBK di NTB

Vaksinasi booster tenaga kesehatan diatur Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor: HK.02.01/1/1919/2021. Pemerintah tak membolehkan kelompok di luar nakes disuntikkan vaksin dosis ketiga.

Vaksin dosis ketiga untuk tenaga kesehatan menggunakan merek Moderna. Alasannya, Moderna memiliki efikasi yang lebih tinggi dibandingkan merek vaksin lain yang beredar.

Pemberian vaksin booster ini tetap memperhatikan kondisi kesehatan sasaran. Apabila memiliki alergi karena tidak boleh mendapatkan vaksin dengan platform mRNA, sasaran bisa menggunakan jenis vaksin yang sama dengan dosis pertama dan kedua.

Vaksin Moderna yang dipakai sebagai booster ialah mRNA-1273. Penyuntikannya dilakukan via intramuskular 0,5 ml per dosis.

Vaksin untuk Indonesia


Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.




Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>