Maumere: Bagi kaum perempuan dan anak-anak di tempat pengungsian, hadirnya MCK (tempat Mandi, Cuci, Kakus) yang bersih dan tertutup bukan sekadar urusan sanitasi, melainkan tentang rasa aman dan privasi. Kehadiran air bersih yang melimpah disambut dengan rasa syukur mendalam karena sangat memudahkan kebutuhan domestik harian mereka.
Perasaan lega ini salah satunya dirasakan oleh pengungsi yang berada di Posko GOR Samador, Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT). Memiliki anak balita di tengah keterbatasan pengungsian kerap memicu kekhawatiran ekstra akan risiko penyakit akibat lingkungan yang kotor. Kehadiran fasilitas sanitasi yang higienis, terawat, dan mudah dijangkau kini meringankan beban harian mereka dalam menjaga kebersihan serta kesehatan buah hati.
“Alhamdulillah, sangat bermanfaat sekali supaya kita tidak lagi keluar-keluarkan. Kita kalau malam kan suka buang air kecil. Apalagi lansia, terus kami yang ibu menyusui. Jadi dengan adanya toilet, terus air bersih juga, jadi kita tidak usah lagi cari keluar,” kata Rosma saat ditemui di tenda Posko BUMN Peduli di GOR SAMADOR Minggu, 23 Agustus 2026.
Keberadaan air bersih di pengungsian juga diperlukan untuk aktivitas ibadah. Karena itu, pengungsi berharap air bersih selalu tersedia terutama di waktu-waktu salat.
“Kita mau wudhu untuk sholat ini jadi airnya perlu tetap ada,” kata Usmiati.
MCK layak dan air bersih ini merupakan aksi cepat pemeritah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yanng terdampak yang disalurkan melalui Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). Selain itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN juga turut menyalurkan bantuan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa bumi di NNT, BTN melalui BTN KCP Maumere menghadirkan Posko BUMN Peduli di GOR Samador. Posko ini berupa tenda untuk menampung pengungsi yang sudah dilengkapi dengan kasur lipat dan juga selimut serta kelistrikan.
Selain tenda, BTN juga memberi bantuan MCK dan air bersih, dua fasilitas tersebut saat ini sangat dibutuhkan pengungsi untuk aktivitas sehari-hari.
“Kita lihat fenomena yang sering terlihat itu di pagi hari antrian panjang, gedor-gedor, suruh cepat, suruh cepat, suruh cepat. Di dalamnya ternyata bukan hanya BAB saja. Ada yang mandi di dalam, ada yang cuci juga di dalam. Akhirnya BTN memberikan bantuan untuk mendirikan toilet. Alhamdulillah, sekarang ini sudah bisa dipakai,” jelas Consultants CSR BTN, Arya Prayoga.
(Pengisian tandon air bersih)
Bank BUMN itu saat ini sudah membuat 4 unit MCK yang sekaligus melengkapi toilet darurat yang sudah dibuat oleh Kemensos dan BNPB.
Total saat ini ada 10 unit MCK yang tersebar di beberapa titik dan bisa dimanfaatkan pengungsi di Posko GOR Samador.
Selain MCK layak, BTN juga memberi bantuan air bersih. Ada 4 tandon air dengan kapasitas 1.300 liter yang ada di dua titik, yakni di tenda BTN dan di dekat pusat kesehatan.
Arya menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih tandon tersebut diisi dua kali sehari.
“Kami supply dengan air tangki air bersih. Satu hari bisa pakai dua kali, kalau lagi panas. Ini, ini kemarin sudah kami isi dan sekarang sudah habis. Ini mau datang lagi untuk pengisiannya lagi,” bebernya.
BTN juga baru saja merampungkan pembuatan tempat wudhu untuk melengkapi mushola darurat yang dibangun Kemensos. Tempat wudhu tersebut dilengkapi dengan empat keran dan pijakan kayu agar kaki tidak kotor saat berwudhu.
Kehadiran tempat wudhu ini tentu sangat membantu pengungsi yang hendak melaksanakan salat di mushola darurat.
Maumere: Bagi kaum perempuan dan anak-anak di tempat pengungsian, hadirnya MCK (tempat Mandi, Cuci, Kakus) yang bersih dan tertutup bukan sekadar urusan sanitasi, melainkan tentang rasa aman dan privasi. Kehadiran air bersih yang melimpah disambut dengan rasa syukur mendalam karena sangat memudahkan kebutuhan domestik harian mereka.
Perasaan lega ini salah satunya dirasakan oleh pengungsi yang berada di Posko GOR Samador, Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT). Memiliki anak balita di tengah keterbatasan pengungsian kerap memicu kekhawatiran ekstra akan risiko penyakit akibat lingkungan yang kotor. Kehadiran fasilitas sanitasi yang higienis, terawat, dan mudah dijangkau kini meringankan beban harian mereka dalam menjaga kebersihan serta kesehatan buah hati.
“Alhamdulillah, sangat bermanfaat sekali supaya kita tidak lagi keluar-keluarkan. Kita kalau malam kan suka buang air kecil. Apalagi lansia, terus kami yang ibu menyusui. Jadi dengan adanya toilet, terus air bersih juga, jadi kita tidak usah lagi cari keluar,” kata Rosma saat ditemui di tenda Posko BUMN Peduli di GOR SAMADOR Minggu, 23 Agustus 2026.
Keberadaan air bersih di pengungsian juga diperlukan untuk aktivitas ibadah. Karena itu, pengungsi berharap air bersih selalu tersedia terutama di waktu-waktu salat.
“Kita mau wudhu untuk sholat ini jadi airnya perlu tetap ada,” kata Usmiati.
MCK layak dan air bersih ini merupakan aksi cepat pemeritah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yanng terdampak yang disalurkan melalui Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). Selain itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN juga turut menyalurkan bantuan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa bumi di NNT, BTN melalui BTN KCP Maumere menghadirkan Posko BUMN Peduli di GOR Samador. Posko ini berupa tenda untuk menampung pengungsi yang sudah dilengkapi dengan kasur lipat dan juga selimut serta kelistrikan.
Selain tenda, BTN juga memberi bantuan MCK dan air bersih, dua fasilitas tersebut saat ini sangat dibutuhkan pengungsi untuk aktivitas sehari-hari.
“Kita lihat fenomena yang sering terlihat itu di pagi hari antrian panjang, gedor-gedor, suruh cepat, suruh cepat, suruh cepat. Di dalamnya ternyata bukan hanya BAB saja. Ada yang mandi di dalam, ada yang cuci juga di dalam. Akhirnya BTN memberikan bantuan untuk mendirikan toilet. Alhamdulillah, sekarang ini sudah bisa dipakai,” jelas Consultants CSR BTN, Arya Prayoga.

(Pengisian tandon air bersih)
Bank BUMN itu saat ini sudah membuat 4 unit MCK yang sekaligus melengkapi toilet darurat yang sudah dibuat oleh Kemensos dan BNPB.
Total saat ini ada 10 unit MCK yang tersebar di beberapa titik dan bisa dimanfaatkan pengungsi di Posko GOR Samador.
Selain MCK layak, BTN juga memberi bantuan air bersih. Ada 4 tandon air dengan kapasitas 1.300 liter yang ada di dua titik, yakni di tenda BTN dan di dekat pusat kesehatan.
Arya menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih tandon tersebut diisi dua kali sehari.
“Kami supply dengan air tangki air bersih. Satu hari bisa pakai dua kali, kalau lagi panas. Ini, ini kemarin sudah kami isi dan sekarang sudah habis. Ini mau datang lagi untuk pengisiannya lagi,” bebernya.
BTN juga baru saja merampungkan pembuatan tempat wudhu untuk melengkapi mushola darurat yang dibangun Kemensos. Tempat wudhu tersebut dilengkapi dengan empat keran dan pijakan kayu agar kaki tidak kotor saat berwudhu.
Kehadiran tempat wudhu ini tentu sangat membantu pengungsi yang hendak melaksanakan salat di mushola darurat.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(RUL)