Jakarta: Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (5/9). Insiden tersebut melibatkan sejumlah kendaraan dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
Berikut ini fakta-fakta terkait kecelakaan maut di Kembangan, Jakarta Barat:
1. Diduga karena pengemudi kehilangan kendali
Polres Metro Jakarta Barat menduga kecelakaan beruntun yang menewaskan tiga orang di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (5/9), terjadi akibat pengemudi kehilangan kendali (out of control).
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Komisaris Reza Hafiz Gumilang, mengatakan dugaan awal kecelakaan tersebut mengarah pada kesalahan manusia atau human error. Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
"Dugaan awal, human error. Namun masih perlu didalami kembali," ujar Reza saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (8/9).
Baca Juga :
Dua Mobil Terlibat Kecelakaan di Tol JORR, Begini Kronologinya
2. Kronologi kecelakaan
Berdasarkan data Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, kecelakaan bermula ketika minibus BYD bernomor polisi B 2703 BNA yang dikemudikan Karsono melaju dari arah selatan menuju utara pada Sabtu sore.
Saat melintas di dekat turunan Jembatan Kembang Kerep, minibus tersebut menabrak Kijang Innova bernomor polisi B 1277 UIH yang dikemudikan Hadi Wibawa.
Akibat benturan dari belakang, Kijang Innova terdorong ke depan dan menghantam Toyota Fortuner bernomor polisi L 1021 BAD.
"Akibat ditabrak dari belakang, mobil Toyota Fortuner tersebut kehilangan kendali hingga oleng ke kanan," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Joko Siswanto.
Fortuner yang kehilangan kendali kemudian menghantam sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 4915 BCD yang dikendarai AP.
Tabrakan tersebut menyebabkan pengendara motor dan dua penumpangnya menjadi korban dalam kecelakaan maut tersebut.
3. Tiga korban tewas merupakan satu keluarga
Sebanyak tiga korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut merupakan satu keluarga. Pengendara sepeda motor, korban AS meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Hermina Daan Mogot akibat mengalami luka berat di bagian kepala.
Sementara itu, dua penumpang sepeda motor, YS dan seorang anak berusia tujuh tahun berinisial Z, meninggal dunia di lokasi kejadian.
4. Empat orang lainya dirawat di RS
Selain tiga korban meninggal dunia, empat orang lainnya mengalami luka-luka. Salah satunya pengemudi minibus BYD, Karsono, yang mengalami luka di bagian dada. Sedangkan tiga penumpang mobil lainnya menjalani perawatan di RS Pondok Indah Puri Kembangan.
Keempat korban merupakan saksi kunci dan penyidik menunggu kondisi mereka untuk diperiksa.
"Saat ini masih menunggu para pihak yang terlibat laka, karena masih dirawat di RS. Setelah dinyatakan sehat oleh dokter, akan kami periksa intensif," tambah Reza.
Jakarta:
Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (5/9). Insiden tersebut melibatkan sejumlah kendaraan dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
Berikut ini fakta-fakta terkait kecelakaan maut di Kembangan, Jakarta Barat:
1. Diduga karena pengemudi kehilangan kendali
Polres Metro Jakarta Barat menduga kecelakaan beruntun yang menewaskan tiga orang di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (5/9), terjadi akibat pengemudi kehilangan kendali
(out of control).
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Komisaris Reza Hafiz Gumilang, mengatakan dugaan awal kecelakaan tersebut mengarah pada kesalahan manusia atau
human error. Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
"Dugaan awal,
human error. Namun masih perlu didalami kembali," ujar Reza saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (8/9).
2. Kronologi kecelakaan
Berdasarkan data Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, kecelakaan bermula ketika minibus BYD bernomor polisi B 2703 BNA yang dikemudikan Karsono melaju dari arah selatan menuju utara pada Sabtu sore.
Saat melintas di dekat turunan Jembatan Kembang Kerep, minibus tersebut menabrak Kijang Innova bernomor polisi B 1277 UIH yang dikemudikan Hadi Wibawa.
Akibat benturan dari belakang, Kijang Innova terdorong ke depan dan menghantam Toyota Fortuner bernomor polisi L 1021 BAD.
"Akibat ditabrak dari belakang, mobil Toyota Fortuner tersebut kehilangan kendali hingga oleng ke kanan," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Joko Siswanto.
Fortuner yang kehilangan kendali kemudian menghantam sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 4915 BCD yang dikendarai AP.
Tabrakan tersebut menyebabkan pengendara motor dan dua penumpangnya menjadi korban dalam kecelakaan maut tersebut.
3. Tiga korban tewas merupakan satu keluarga
Sebanyak tiga korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut merupakan satu keluarga. Pengendara sepeda motor, korban AS meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Hermina Daan Mogot akibat mengalami luka berat di bagian kepala.
Sementara itu, dua penumpang sepeda motor, YS dan seorang anak berusia tujuh tahun berinisial Z, meninggal dunia di lokasi kejadian.
4. Empat orang lainya dirawat di RS
Selain tiga korban meninggal dunia, empat orang lainnya mengalami luka-luka. Salah satunya pengemudi minibus BYD, Karsono, yang mengalami luka di bagian dada. Sedangkan tiga penumpang mobil lainnya menjalani perawatan di RS Pondok Indah Puri Kembangan.
Keempat korban merupakan saksi kunci dan penyidik menunggu kondisi mereka untuk diperiksa.
"Saat ini masih menunggu para pihak yang terlibat laka, karena masih dirawat di RS. Setelah dinyatakan sehat oleh dokter, akan kami periksa intensif," tambah Reza.
(PRI)