Jakarta: Cuaca ekstrem masih berpotensi melanda Sumatera Barat dalam beberapa hari ke depan.
Setelah banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, masyarakat kini diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Berlanjut di Sumbar
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi pada 3-5 Agustus 2026 di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga angin kencang.
Peringatan dini ini untuk mencegah atau meminimalisir risiko, sebab kesiapsiagaan merupakan kunci penting dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Sekretaris BPBD Sumbar, Ilham Wahab pada Senin malam, 3 Agustus 2026 mengingatkan agar masyarakat lebih waspada. Terutama bagi yang bermukim di kawasan bantaran sungai, lereng perbukitan, atau pinggir pantai.
"Kami mengimbau agar masyarakat lebih waspada, sebab informasi dari BMKG daerah Sumbar masih ada potensi terjadi hujan sedang hingga lebat," katanya dikutip dari laman Instagram BPBD Provinsi Sumatra Barat, Selasa, 4 Agustus 2026.
Seperti diketahui, akibat guyuran hujan intensitas tinggi, sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) dilanda bencana alam pada Senin, 3 Agustus 2026.
Berdasarkan laporan BPBD Kota Padang, banjir berdampak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
Jakarta: Cuaca ekstrem masih berpotensi melanda Sumatera Barat dalam beberapa hari ke depan.
Setelah
banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, masyarakat kini diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Berlanjut di Sumbar
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi pada 3-5 Agustus 2026 di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga angin kencang.
Peringatan dini ini untuk mencegah atau meminimalisir risiko, sebab kesiapsiagaan merupakan kunci penting dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Sekretaris BPBD Sumbar, Ilham Wahab pada Senin malam, 3 Agustus 2026 mengingatkan agar masyarakat lebih waspada. Terutama bagi yang bermukim di kawasan bantaran sungai, lereng perbukitan, atau pinggir pantai.
"Kami mengimbau agar masyarakat lebih waspada, sebab informasi dari BMKG daerah Sumbar masih ada potensi terjadi hujan sedang hingga lebat," katanya dikutip dari laman Instagram BPBD Provinsi Sumatra Barat, Selasa, 4 Agustus 2026.
Seperti diketahui, akibat guyuran hujan intensitas tinggi, sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) dilanda bencana alam pada Senin, 3 Agustus 2026.
Berdasarkan laporan BPBD Kota Padang, banjir berdampak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(ANN)