Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memerintahkan kepala daerah memonitor laju vaksinasi covid-19. Syarat vaksin dosis ketiga atau booster penting agar masyarakat lebih aman dalam beraktivitas.
Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan (Booster) Bagi Masyarakat. Beleid itu diteken Tito pada Senin, 11 Juli 2022.
"Kepada gubernur, lakukan pembinaan dan pengawasan secara ketat terhadap percepatan pelaksanaan vaksinasi dosis lanjutan (booster) di wilayahnya," kata Tito dalam salinan SE seperti dikutip Medcom.id, Selasa, 12 Juli 2022.
Tito memerintahkan pengawasan itu dilakukan secara intensif. Kemudian, mengevaluasi percepatan vaksinasi di seluruh kabupaten/kota pada wilayahnya.
"Serta menyosialisasi secara masif dengan mengoptimalkan semua media baik media cetak, media radio, dan televisi serta media digital," kata dia.
Tito menyebut edukasi soal pentingnya vaksin booster harus dimasifkan. Edukasi dilakukan dengan beberapa strategi.
"Caranya proaktif, persuasif, terfokus, dan terkoordinasi," ujar mantan Kapolri itu.
Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memerintahkan
kepala daerah memonitor laju
vaksinasi covid-19. Syarat vaksin dosis ketiga atau
booster penting agar masyarakat lebih aman dalam beraktivitas.
Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan (
Booster) Bagi Masyarakat. Beleid itu diteken Tito pada Senin, 11 Juli 2022.
"Kepada gubernur, lakukan pembinaan dan pengawasan secara ketat terhadap percepatan pelaksanaan vaksinasi dosis lanjutan (
booster) di wilayahnya," kata Tito dalam salinan SE seperti dikutip
Medcom.id, Selasa, 12 Juli 2022.
Tito memerintahkan pengawasan itu dilakukan secara intensif. Kemudian, mengevaluasi percepatan vaksinasi di seluruh kabupaten/kota pada wilayahnya.
"Serta menyosialisasi secara masif dengan mengoptimalkan semua media baik media cetak, media radio, dan televisi serta media digital," kata dia.
Tito menyebut edukasi soal pentingnya vaksin
booster harus dimasifkan. Edukasi dilakukan dengan beberapa strategi.
"Caranya proaktif, persuasif, terfokus, dan terkoordinasi," ujar mantan Kapolri itu.
(JMS)