Presiden Joko Widodo memakai jaket bomber berkain khas Sintang dalam peresmian bandara di Kalbar, Rabu, 8 Desember 2021. Foto: Istimewa
Presiden Joko Widodo memakai jaket bomber berkain khas Sintang dalam peresmian bandara di Kalbar, Rabu, 8 Desember 2021. Foto: Istimewa

Saat Langkah Presiden Terhenti karena Jaket Bomber Sintang

Andhika Prasetyo • 08 Desember 2021 12:57
Jakarta: Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhenti di depan lapak busana di Bandara Tebelian, Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar). Ia rupanya tertarik dengan kain-kain bermotif khas Dayak yang dijajakan di dalam terminal bandara yang baru saja diresmikan itu.

Semula Jokowi terlihat menjatuhkan pilihan pada kain tenun ikat Sintang. Namun, para menteri yang mendampingi dan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji membujuk Presiden membeli sebuah jaket.

“Ayo beli, Pak. Ini untuk mempromosikan kain tenun Sintang,” ucap Sutarmidji di Bandara Tebelian, Rabu, 8 Desember 2021.

Baca: Presiden Resmikan Bandara Tebelian Kalbar Setelah 10 Tahun Dibangun

Jokowi akhirnya memutuskan membeli jaket model bomber dengan motif khas Dayak yang didominasi warna merah. Tidak dilipat dan disimpan, jaket itu langsung ia kenakan, bahkan saat meresmikan Bandara Tebelian.

Jaket ini langsung mengubah tampilan Kepala Negara. Kemeja putih khasnya tidak terlihat, tertutup jaket bomber hasil karya pelaku usaha lokal.

Bukan cuma Jokowi yang berbelanja. Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ikut terpincut dengan kain tenun khas Sintang hasil perajin lokal.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>