Ilustrasi kepadatan lalu lintas. Foto: Medcom.id
Ilustrasi kepadatan lalu lintas. Foto: Medcom.id

Aksi 27 Agustus 2026, Cek Rekayasa Lalu Lintas di DPR hingga Istana Negara

Annisa ayu artanti • 27 Agustus 2026 11:52
Ringkasnya gini..
  • Dishub DKI menyiapkan rekayasa lalu lintas di DPR, Senayan, hingga Istana Negara pada 27 Agustus 2026.
  • Sejumlah ruas Jakarta berpotensi dialihkan secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan akibat aksi.
Jakarta: Pengendara yang melintas di sejumlah ruas jalan Jakarta perlu bersiap menghadapi potensi perubahan arus lalu lintas hari ini, Kamis, 27 Agustus 2026. 
 
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan akibat aksi penyampaian aspirasi.
 
Rekayasa lalu lintas disiapkan di sejumlah kawasan strategis, mulai dari sekitar Gedung DPR/MPR RI, koridor Senayan–Gatot Subroto–Sudirman, hingga kawasan Istana Negara.

"Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif apabila terjadi pengalihan arus,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin dikutip dari Metrotvnews.com, Kamis, 27 Agusus 2026.

3 Zona Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Dishub DKI membagi pengaturan lalu lintas menjadi tiga zona sesuai dengan tahapan pengamanan aksi penyampaian pendapat.
 
Zona 1: mencakup kawasan DPR/MPR RI di Senayan. 
Zona 2: meliputi koridor Senayan–Gatot Subroto–Sudirman.
Zona 3: mencakup kawasan DPR/MPR RI dan Istana Negara.
 
Sebanyak 60 petugas Dishub disiagakan pada shift pertama pukul 07.00-13.00 WIB. Jumlah yang sama kembali bertugas pada shift kedua pukul 13.00-9.00 WIB.
 
“Petugas Dishub berada di Zona 3 dan akan melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional apabila terjadi kepadatan di sekitar lokasi kegiatan,” ujar Budi.
 
Baca juga: Demo 27 Agustus 2026 di DPR Hari Ini, Ini Daftar Massa dan Tuntutannya

Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar DPR/MPR RI

Zona 1
 
Ruas Jalan Letjen S. Parman sisi selatan, mulai dari Semanggi hingga Simpang Slipi, berpotensi terdampak. Jika terjadi kepadatan, Dishub DKI akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di kawasan tersebut.
 
Zona 2
 
Pada zona ini, pengalihan arus akan dilakukan apabila terjadi kepadatan. Kendaraan dari arah Cawang menuju kawasan terdampak akan dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto–Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Sisingamangaraja–Jalan Asia Afrika–Jalan Patal Senayan dan seterusnya.
 
Sementara itu, kendaraan dari arah Tomang menuju Cawang masih dapat melintas. Namun, petugas tetap menyiapkan rekayasa lalu lintas sesuai kondisi di lapangan.
 
Zona 3
 
Jalan Letjen S. Parman sisi selatan, dari Semanggi hingga Simpang Slipi, juga menjadi ruas yang perlu diantisipasi. Jika terjadi kepadatan, kendaraan dari Tomang menuju Cawang dialihkan melalui Jalan Tomang Raya–Jalan Balikpapan–Jalan Suryopranoto–Jalan Juanda.
 
Untuk kendaraan dari Cawang menuju Tomang, pengalihan dilakukan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto–Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Sisingamangaraja–Jalan Asia Afrika–Jalan Patal Senayan dan seterusnya.
 
Sementara kendaraan dari Blok M menuju Tomang dapat dialihkan melalui Jalan Sisingamangaraja–Jalan Asia Afrika–Jalan Patal Senayan dan seterusnya, atau melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto menuju Cawang.

Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Istana Negara

Selain kawasan DPR/MPR RI, pengaturan lalu lintas juga disiapkan di sekitar Istana Negara. Ruas jalan yang berpotensi terdampak meliputi Jalan M.H. Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jalan Kebon Sirih, dan Jalan Budi Kemuliaan. Jika kepadatan terjadi, sejumlah arus kendaraan akan dialihkan.
 
Kendaraan dari Tugu Tani menuju Tanah Abang dialihkan melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Veteran–Jalan Cideng Timur dan seterusnya. Kemudian, kendaraan dari Tanah Abang menuju Pulogadung dialihkan melalui Jalan Abdul Muis–Jalan Majapahit–Jalan Ir. H. Juanda dan seterusnya.
 
Sementara kendaraan dari Senayan menuju Kota dialihkan melalui Jalan KH. Mas Mansyur–Jalan Cideng Barat–Jalan Cideng Timur–Jalan Abdul Muis–Jalan Majapahit dan seterusnya.
 
Untuk kendaraan dari Harmoni menuju Senayan, jalurnya dialihkan melalui Jalan Ir. H. Juanda–Jalan Pos–Jalan Gedung Kesenian–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Katedral–Jalan Pejambon–Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Tugu Tani–Jalan Menteng Raya–Jalan Taman Cut Mutiah–Jalan GSSJ Samratulangi–Jalan HOS Cokroaminoto–Jalan H.R. Rasuna Said dan seterusnya.
 
Bagi masyarakat yang berencana melintasi kawasan DPR/MPR, Senayan, Gatot Subroto, Sudirman, hingga Istana Negara, sebaiknya mengantisipasi perjalanan dan mengikuti arahan petugas apabila pengalihan arus diberlakukan.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>