Berikut ini adalah tiga motif batik Betawi paling populer. (Foto: Ilustrasi/Dok. Pexels.com)
Berikut ini adalah tiga motif batik Betawi paling populer. (Foto: Ilustrasi/Dok. Pexels.com)

7 Motif Batik Populer di Indonesia, Ada Parang hingga Megamendung

Muhammad Syahrul Ramadhan • 02 Oktober 2026 16:32
Ringkasnya gini..
  • Salah satu kekayaan budaya Indonesia adalah batik yang memiliki beragam motif berbeda dari setiap daerah di Indonesia.
  • Batik Indonesia sendiri masuk ke dalam publikasi Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity pada 2009 oleh UNESCO.
  • UNESCO mencatat bahwa motif batik Indonesia dapat merepresentasikan alam, budaya, sejarah, hingga status sosial masyarakat.
Jakarta: Salah satu kekayaan budaya Indonesia adalah batik yang memiliki beragam motif berbeda dari setiap daerah di Indonesia.

Setiap motif yang terukir dalam kain batik membawa bentuk, latar budaya, makna, serta sejarah yang berbeda. UNESCO mencatat bahwa motif batik Indonesia dapat merepresentasikan alam, budaya, sejarah, hingga status sosial masyarakat.

Batik Indonesia sendiri masuk ke dalam publikasi Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity pada 2009 oleh UNESCO.

Dari banyaknya motif yang berkembang, berikut beberapa motif batik yang populer dan banyak dikenal masyarakat Indonesia.


Batik Parang

Traditional batik Yogyakarta(1)
Batik Parang

Motif Parang merupakan salah satu motif batik klasik yang berasal dari lingkungan budaya Jawa, terutama Yogyakarta dan Surakarta. Ciri khasnya berupa susunan pola diagonal yang berulang, dengan bentuk seperti huruf S yang saling berkesinambungan.

Kajian mengenai batik tradisional Surakarta mencatat bahwa motif parang memiliki susunan diagonal dengan bentuk menyerupai huruf S. Motif ini juga memiliki banyak variasi, seperti Parang Rusak, Parang Barong, Parang Kusuma, dan Parang Kesit.

Salah satu contoh historisnya adalah kain Parang Rusak yang menjadi koleksi British Museum yang mencatat kain tersebut sebagai batik Jawa dari lingkungan keraton dan memiliki pola parang diagonal.


Batik Kawung

Batik Kawung
Batik Kawung

Motif Kawung mudah dikenali dari pola geometris berbentuk oval yang tersusun secara teratur. Bentuk tersebut sering dikaitkan dengan buah kawung atau buah aren.

Dalam kajian mengenai motif batik tradisional Surakarta, Kawung dijelaskan sebagai pola berbentuk bulat yang menyerupai buah kawung atau kolang-kaling dan disusun secara geometris.

Kawung juga termasuk salah satu motif batik tradisional yang telah lama dikenal dalam budaya Jawa. Literatur kebudayaan Indonesia mencatat bahwa motif ini termasuk kelompok motif geometris dalam batik tradisional.

Batik Megamendung

Hand Painted Batik Megamendung Cirebon 01(1)
Batik Megamendung

Kalau melihat pola berbentuk awan berlapis, kemungkinan besar yang sedang dilihat adalah Megamendung. Motif ini merupakan salah satu motif khas Cirebon, Jawa Barat.

Megamendung memiliki bentuk awan yang menjadi elemen utama motifnya. Kajian dari Universitas Trisakti menyebut Megamendung sebagai salah satu bentuk kearifan lokal dalam batik dan menjelaskan bahwa motif tersebut menjadi bagian penting dari identitas batik Cirebon.

Dalam kajian lain yang tercatat dalam Garuda Kemdikbud, Megamendung juga dijelaskan sebagai motif yang berasal dari Cirebon dengan pola awan dan penggunaan warna-warna yang kuat.

UNESCO sendiri menampilkan contoh batik dengan pola awan berwarna biru dalam dokumentasi mengenai batik Indonesia.


Batik Sidomukti

Batik Sidomukti
Batik Sidomukti

Sidomukti merupakan salah satu motif batik klasik yang banyak dikenal dalam tradisi batik Jawa. Motifnya memiliki susunan geometris dengan berbagai ornamen di dalamnya.

Nama Sidomukti berasal dari kata sido yang berarti terus-menerus dan mukti yang berkaitan dengan kehidupan berkecukupan serta kebahagiaan. 

Kajian mengenai batik sebagai gaya hidup masyarakat Yogyakarta dan Surakarta menjelaskan bahwa motif Sidomukti memiliki makna harapan terhadap kehidupan yang baik dan penuh kebahagiaan. Secara tradisional batik ini berkaitan dengan busana dalam upacara pernikahan Jawa.


Batik Truntum

Motif Batik Truntum, Filosofi, Makna dan Polanya
Batik Truntum

Truntum merupakan salah satu motif klasik yang berkembang dalam tradisi batik Jawa. Polanya biasanya berupa susunan bentuk menyerupai bunga atau bintang kecil yang tersebar secara teratur di permukaan kain.

Truntum tercatat bersama Parang, Kawung, Sidomukti, dan sejumlah motif lainnya sebagai bagian dari ragam batik tradisional Surakarta.

Motif ini juga memiliki kaitan dengan tradisi pernikahan Jawa sehingga tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi memiliki konteks simbolik dalam kehidupan masyarakat.


Batik Sekar Jagad

Sekar jagat
Batik Sekar Jagad

Sekar Jagad dikenal sebagai salah satu motif batik dengan komposisi yang cukup kompleks. Motifnya terdiri atas bidang-bidang yang menyerupai potongan peta atau bentuk pulau, kemudian diisi dengan berbagai ornamen.

Motif Sekar Jagad tercatat dalam kajian mengenai batik tradisional Surakarta bersama sejumlah motif klasik lainnya.

Keberagaman pola di dalamnya membuat Sekar Jagad cukup mudah dikenali dibandingkan motif yang hanya menggunakan satu bentuk utama.


Batik Sidoasih

Sido asih yogya
Batik Sidoasih

Sidoasih juga termasuk motif klasik dalam tradisi batik Jawa. Nama motif ini berkaitan dengan kata sido dan asih, yang dapat dimaknai sebagai harapan agar kasih sayang terus berlangsung.

Salah satu kajian yang tersimpan dalam repositori Kemdikbud menjelaskan bahwa Sidoasih memiliki makna agar kehidupan rumah tangga dipenuhi kasih sayang dan secara tradisional berkaitan dengan busana pengantin perempuan

Ketujuh motif tersebut hanyalah sebagian dari kekayaan motif batik Indonesia. Selain motif-motif klasik dari Jawa, berbagai daerah juga memiliki corak batik masing-masing yang dipengaruhi kondisi alam, budaya lokal, sejarah, serta hubungan dengan kebudayaan lain.

UNESCO menekankan bahwa keberagaman desain batik Indonesia mencerminkan berbagai pengaruh budaya dan bahwa motifnya memiliki keterkaitan dengan alam, sejarah, budaya, serta kehidupan sosial masyarakat.

(Vira Farhatul Maula)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>