Jakarta: Rangkaian Pocari Sweat Run 2026 resmi berakhir setelah penyelenggaraan edisi Bandung dan virtual. Sebelumnya, ajang lari tersebut telah digelar di Lombok pada Juli 2026.
Secara keseluruhan, Pocari Sweat Run 2026 melibatkan 56.559 pelari yang berasal dari 439 kota di Indonesia.
Di Bandung, sebanyak 7.600 pelari mengikuti kategori 10 kilometer pada Sabtu, 19 September. Sementara itu, kategori half marathon yang digelar pada Minggu, 20 September diikuti 8.400 pelari dengan titik start dan finis di Balai Kota Bandung, Jawa Barat.
Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, mengatakan penyelenggara terus melakukan evaluasi bersama berbagai pihak untuk menjaga kelancaran kegiatan.
“Tahun ini adalah tahun ke-9 penyelenggaraan Pocari Sweat Run di Kota Bandung. Setiap tahunnya, selalu ada evaluasi dan improvement bersama seluruh stakeholders, Pemerintah Kota, Kepolisian, dan komunitas demi menyediakan running experience terbaik tanpa mengabaikan warga Bandung,” ujar Wina.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bandung yang turut mendukung pelaksanaan acara, termasuk memberikan dukungan kepada para pelari di sepanjang rute.
“Tahun ini, kami memastikan acara berlangsung tertib dan sesuai dengan komitmen yang telah disepakati,” katanya.
Wali Kota Bandung M. Farhan menilai penyelenggaraan Pocari Sweat Run turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di kota tersebut. Menurutnya, kehadiran 16.000 pelari dalam edisi Bandung berkontribusi terhadap sektor UMKM dan pariwisata.
“Pocari Sweat Run menjadi kado istimewa untuk Hari Ulang Tahun Kota Bandung ke-216. Selain menyehatkan warga, kehadiran 16.000 pelari membawa dampak ekonomi nyata bagi UMKM dan sektor pariwisata dengan estimasi dampak ekonomi langsung mencapai Rp89,4 miliar di Jawa Barat,” ujar Farhan.
Perhatikan Pengelolaan Sampah
Selain aspek penyelenggaraan, pengelolaan sampah menjadi bagian dari pelaksanaan Pocari Sweat Run 2026. Penyelenggara menjalankan komitmen Zero Waste to Landfill melalui Program Otsuka Eco Blue.
Dalam pelaksanaannya, penyelenggara berkolaborasi dengan komunitas lokal, termasuk Pandawara Group. Anggota komunitas tersebut ikut berlari sambil memungut sampah di sepanjang rute.
Sampah yang terkumpul kemudian akan dipilah dan didaur ulang. Penyelenggara juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung agar sampah dari kegiatan tersebut tidak berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA).
Penyanyi dan penulis lagu asal Bandung, Rizky Febian, turut mengikuti kategori 10 kilometer dalam ajang tersebut. Ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti kegiatan lari.
“Pengalaman pertama berlari 10K sungguh menyenangkan dan rasanya spesial banget karena diadakan di kota sendiri. Antusiasme warga luar biasa, bikin suasana terasa sangat hangat dan meriah,” kata Rizky.
Puspita Winawati mengatakan penyelenggaraan Pocari Sweat Run juga menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong masyarakat menjalani pola hidup lebih sehat.
“POCARI SWEAT Run bisa menjadi wadah untuk lebih banyak masyarakat yang lebih sehat, melalui olahraga lari,” tuturnya.
Jakarta: Rangkaian
Pocari Sweat Run 2026 resmi berakhir setelah penyelenggaraan edisi Bandung dan virtual. Sebelumnya, ajang lari tersebut telah digelar di Lombok pada Juli 2026.
Secara keseluruhan, Pocari Sweat Run 2026 melibatkan 56.559 pelari yang berasal dari 439 kota di Indonesia.
Di Bandung, sebanyak 7.600 pelari mengikuti kategori 10 kilometer pada Sabtu, 19 September. Sementara itu, kategori half marathon yang digelar pada Minggu, 20 September diikuti 8.400 pelari dengan titik start dan finis di Balai Kota Bandung, Jawa Barat.
Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, mengatakan penyelenggara terus melakukan evaluasi bersama berbagai pihak untuk menjaga kelancaran kegiatan.
“Tahun ini adalah tahun ke-9 penyelenggaraan Pocari Sweat Run di Kota Bandung. Setiap tahunnya, selalu ada evaluasi dan improvement bersama seluruh stakeholders, Pemerintah Kota, Kepolisian, dan komunitas demi menyediakan running experience terbaik tanpa mengabaikan warga Bandung,” ujar Wina.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bandung yang turut mendukung pelaksanaan acara, termasuk memberikan dukungan kepada para pelari di sepanjang rute.
“Tahun ini, kami memastikan acara berlangsung tertib dan sesuai dengan komitmen yang telah disepakati,” katanya.
Wali Kota Bandung M. Farhan menilai penyelenggaraan Pocari Sweat Run turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di kota tersebut. Menurutnya, kehadiran 16.000 pelari dalam edisi Bandung berkontribusi terhadap sektor UMKM dan pariwisata.
“Pocari Sweat Run menjadi kado istimewa untuk Hari Ulang Tahun Kota Bandung ke-216. Selain menyehatkan warga, kehadiran 16.000 pelari membawa dampak ekonomi nyata bagi UMKM dan sektor pariwisata dengan estimasi dampak ekonomi langsung mencapai Rp89,4 miliar di Jawa Barat,” ujar Farhan.
Perhatikan Pengelolaan Sampah
Selain aspek penyelenggaraan, pengelolaan sampah menjadi bagian dari pelaksanaan Pocari Sweat Run 2026. Penyelenggara menjalankan komitmen Zero Waste to Landfill melalui Program Otsuka Eco Blue.
Dalam pelaksanaannya, penyelenggara berkolaborasi dengan komunitas lokal, termasuk Pandawara Group. Anggota komunitas tersebut ikut berlari sambil memungut sampah di sepanjang rute.
Sampah yang terkumpul kemudian akan dipilah dan didaur ulang. Penyelenggara juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung agar sampah dari kegiatan tersebut tidak berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA).
Penyanyi dan penulis lagu asal Bandung, Rizky Febian, turut mengikuti kategori 10 kilometer dalam ajang tersebut. Ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti kegiatan lari.
“Pengalaman pertama berlari 10K sungguh menyenangkan dan rasanya spesial banget karena diadakan di kota sendiri. Antusiasme warga luar biasa, bikin suasana terasa sangat hangat dan meriah,” kata Rizky.
Puspita Winawati mengatakan penyelenggaraan Pocari Sweat Run juga menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong masyarakat menjalani pola hidup lebih sehat.
“POCARI SWEAT Run bisa menjadi wadah untuk lebih banyak masyarakat yang lebih sehat, melalui olahraga lari,” tuturnya.
(PRI)