Rumah Korban Gempa Rampung dalam 4 Hari
TNI membangun rumah bagi korban gempa di Lombok, NTB. Foto: Istimewa
Lombok: TNI hanya membutuhkan waktu empat hari untuk membangun rumah percontohan di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Rumah itu dibangun prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad).

“Pengerjaannya tiga sampai empat hari. Praktis dan ekonomis,” kata Komandan Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka Letkol Czi Aji Sujiwo, melalui keterangan persnya, Senin, 10 September 2018.

Aji menyatakan rumah percontohan ini sifatnya hunian sementara (huntara) dengan rangka dinding, plafon, dan atap menggunakan baja ringan. Material dinding dari glassfiber reinforced cement (GRC) dengan ukuran 6x6 meter. Rumah terdiri dari dua kamar tidur, ruang tamu, dan ruang keluarga.


Pembangunan rumah ini menghabiskan biaya sekitar Rp17 juta. “Setelah rumah percontohan ini selesai masyarakat bisa mencontoh dan membangun rumahnya sendiri dengan uang bantuan dari pemerintah,” kata dia.

Menurutnya, TNI akan mendampingi pembangunan rumah jika masyarakat setuju dengan denah rumah contoh itu. "Mengingat dalam waktu dekat akan datang musim penghujan, yang tentunya akan merepotkan warga yang masih tinggal di tenda,” kata Aji.

Rumah percontohan ini akan diberikan kepada Ibu Husniati, 40, salah satu warga di Dusun Kopang, Desa Mendana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Rumah dari TNI ini, lanjut dia, merupakan bantuan swadaya dari Kogasgabpad sebagai salah satu solusi warga selain rumah yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kementerian PUPR juga tengah membangun rumah instan sederhana sehat (risha) dengan bahan atap baja ringan, spandek, dan dinding bata.

Kepala Desa Medana Umar Halid, 50, berharap TNI ikut membantu ratusan rumah warganya yang terkena gempa.

"Kalau bisa 235 rumah warga yang rumahnya rusak di desa kami bisa dibangunkan oleh TNI,” kata Umar.

Gempa di Lombok, NTB, terjadi di akhir Juli hingga Agustus pertengahan. Puluhan orang meninggal dan ratusan lainnya terluka. Sedikitnya 10 ribu rumah rusak akibat gempa.





(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id