Revolusi Mental untuk Tingkatkan Pelayanan di Rumah Sakit
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan, Kemenko PMK, Sigit Priohutomo (Foto:Dok.Kemenko PMK)
Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bertekad meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit di Indonesia.

Guna mewujudkannya, kementerian yang dipimpin Menko PMK Puan Maharani itu bekerja sama dengan Kemenkes, BPJS, dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) mengadakan pelatihan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dalam Rangka Mendukung Peningkatan Pelayanan Kesehatan yang Berkualitas di fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Pelatihan yang dilaksanakan sejak 31 Oktober hingga 2 November 2018, di hotel Sari Pasific, Jakarta, tersebut mengundang peserta insan rumah sakit dari pusat dan perwakilan 34 provinsi di Indonesia.


Dalam kata sambutannya, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan, Kemenko PMK, Sigit Priohutomo menyatakan bahwa revolusi mental harus dimulai dengan menjalankan standard operating procedure (SOP) rumah sakit secara optimal.

"Dengan menjalankan SOP rumah sakit yang optimal dan menjadi panduan sehari-hari, maka sebenarnya rumah sakit sudah mengimplementasikan Program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dengan baik," kata Sigit, di Jakarta, Rabu malam, 31 Oktober 2018.

Selain itu, Sigit mengingatkan tenaga medis untuk menjaga integritas dengan berpegang teguh dan patuh pada kode etik keprofesian masing-masing. Kepatuhan terhadap kode etik merupakan hal penting yang menjadi dasar sebuah tindakan medis yang profesional dan berintegritas.

Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong agen revolusi mental yang handal di rumah sakit. "Revolusi mental perlu diinternalisasikan ke dalam cara pandang, pola pikir, perilaku, dan cara kerja pelayanan di rumah sakit,” ujar Sigit.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan modul panduan dukungan peningkatan pelayanan kesehatan berkualitas yang berisi berbagai edukasi materi terkait implementasi GNRM di rumah sakit, yaitu terkait etika rumah sakit, pelayanan publik dan keselamatan pasien (patient safety).

“Kemenko PMK merupakan tempat koordinasi agar gerakan revolusi mental di rumah sakit menjadi masif, yang diwujudkan dalam program Gerakan Rumah Sakit Melayani (GRSM) dan Gerakan Rumah Sakit Bersih (GRSB),” ucap Sigit.
 
GRSM merupakan serangkaian gerakan berorientasi pada pasien, dengan mengutamakan keselamatan pasien dan kepatuhan tenaga medis pada kode etik profesi. Selain itu, kesadaran dalam peningkatan kualitas pelayanan dengan pasien yang berbasis 3S (Senyum Salam Sapa) juga diharapkan dilaksanakan dengan baik di rumah sakit agar mencapai kepuasan pasien.

GRSB adalah serangkaian gerakan dalam upaya menanamkan kepedulian masyarakat rumah sakit terhadap kebersihan, baik kebersihan diri maupun kebersihan lingkungan rumah sakit yang dilakukan dengan budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id