Jakarta: Biaya komitmen Formula E 2022 disepakati turun dari Rp2,3 triliun menjadi Rp560 miliar. Biaya komitmen pelaksanaan Formula E 2022 itu diklaim akan kembali ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam berbagai bentuk.
"Commitment fee itu balik ke tuan rumah penyelenggara dalam bentuk pengiriman truk, terus pengiriman atletnya, mobil, grand stand, panggung, hadiah juga, dan lain-lain," kata Direktur Pengembangan Bisnis PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Gunung Kartiko di Ruangan Komisi B, Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Oktober 2021.
Selain itu, biaya komitmen digunakan untuk jasa event organizer (EO) yang khusus menangani acara balap mobil tingkat internasional. EO tersebut telah tersertifkat oleh International Automobile Federation (FIA).
Baca: Negosiasi Bikin Biaya Komitmen Formula E Turun Jadi Rp560 M
Pembangunan infrastruktur penyiaran Formula E 2022 ke 140 negara juga menggunakan biaya komitmen. Dana sebesar £2juta diperkirakan dibutuhkan untuk pembangunan tersebut.
Di sisi lain, Gunung mengakui ada perbedaan biaya komitmen balap mobil listrik itu di setiap negara penyelenggara, terutama di Asia. Hal tersebut salah satunya disebabkan faktor jarak.
"Kalau Europe to Europe dibawa truk saja bisa. Misalkan satu kota murah atau dari pertama enggak bayar karena biaya-biaya itu akan ditanggung di kota penyelenggara. Kalau kita tidak mengeluarkan biaya itu lagi, tapi dengan menggunakan commitment fee," jelas dia.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan