Jakarta: Dua pedagang di Pasar Perumnas Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, dinyatakan positif terinfeksi virus korona (covid-19). Keduanya merupakan pasangan suami istri (pasutri).
Kepala Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Rita Wedya Astuti mengatakan pihaknya sedang menelusuri riwayat kontak pasutri tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 lebih meluas.
"Orang yang kontak langsung dengan pasien positif covid-19 lebih rentan terjangkit, terlebih bila tak mengenakan masker," kata Rita saat dikonfirmasi, Kamis, 21 Mei 2020.
Rita mengaku belum bisa memastikan apa Pasutri tersebut tertular covid-19 di Pasar Perumnas Klender atau bukan. Pedagang pasar dan tetangga rumah kedua pasien sedang ditelusuri.
Untuk itu, kata Rita, pihaknya menggelar rapid test (tes cepat) pada Jumat, 22 Mei 2020, untuk pedagang Pasar Perumnas Klender. Meski hasil tak sepenuhnya akurat, rapid test tetap efektif sebagai deteksi awal mencegah penularan covid-19 meluas.
Baca: Tujuh Warga di Pasar Bulungan Reaktif Covid-19
"Besok pukul 10.00 WIB akan dilakukan rapid test untuk pedagang di basement pasar. Kalau rapid test-nya positif akan langsung di-swab," tutur Rita.
Sementara itu, penularan covid-19 di lingkungan pasar sebelumnya terjadi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Empat pedagang dinyatakan positif. Pada Jumat, 15 Mei 2020, Puskesmas Kecamatan Kramat Jati menggelar rapid test dan swab yang diikuti 100 orang, terdiri pedagang dan pegawai pasar.
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini.
Jakarta: Dua pedagang di Pasar Perumnas Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, dinyatakan positif terinfeksi virus korona (covid-19). Keduanya merupakan pasangan suami istri (pasutri).
Kepala Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Rita Wedya Astuti mengatakan pihaknya sedang menelusuri riwayat kontak pasutri tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 lebih meluas.
"Orang yang kontak langsung dengan pasien positif covid-19 lebih rentan terjangkit, terlebih bila tak mengenakan masker," kata Rita saat dikonfirmasi, Kamis, 21 Mei 2020.
Rita mengaku belum bisa memastikan apa Pasutri tersebut tertular covid-19 di Pasar Perumnas Klender atau bukan. Pedagang pasar dan tetangga rumah kedua pasien sedang ditelusuri.
Untuk itu, kata Rita, pihaknya menggelar
rapid test (tes cepat) pada Jumat, 22 Mei 2020, untuk pedagang Pasar Perumnas Klender. Meski hasil tak sepenuhnya akurat,
rapid test tetap efektif sebagai deteksi awal mencegah penularan covid-19 meluas.
Baca:
Tujuh Warga di Pasar Bulungan Reaktif Covid-19
"Besok pukul 10.00 WIB akan dilakukan
rapid test untuk pedagang di
basement pasar. Kalau
rapid test-nya positif akan langsung di-
swab," tutur Rita.
Sementara itu, penularan covid-19 di lingkungan pasar sebelumnya terjadi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Empat pedagang dinyatakan positif. Pada Jumat, 15 Mei 2020, Puskesmas Kecamatan Kramat Jati menggelar
rapid test dan
swab yang diikuti 100 orang, terdiri pedagang dan pegawai pasar.
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di
sini.
(OGI)