medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memantau perkembangan kesehatan warga yang menjadi korban robohnya jembatan penyeberangan orang yang roboh di Pasar Minggu.
Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengatakan, dirinya sudah meminta Dinas Kesehatan DKI melihat kondisi terakhir korban yang masih dirawat. Ahok juga memerintahkan stafnya mendatangi keluarga korban.
"Saya sudah turunkan Dinas Kesehatan. Saya sudah tugaskan staf pribadi saya ke rumah duka, ada foto," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (26/9/2016).
Ahok mengaku terus mengikuti berita terkait korban. Ia bilang, ada korban meninggal asal Depok, Jawa Barat bernama Lilis Pancawati, 43, yang meninggalkan tiga orang anak. Anak tersebut kini menjadi yatim piatu.
Dua anak Lilis kini masih duduk di bangku sekolah. "Ada dua anak, satu SMP, satu SD. Sudah jadi anak yatim piatu karena sudah dari dulu ibunya janda," ujar Ahok.
Laporan terbaru, kata Ahok, ada yang neneknya turut menjadi korban. Ahok akan memastikan biaya pendidikan anak dari korban JPO roboh terpenuhi.
"Saya sudah bilang staf saya, kalau mereka enggak ada yang tanggung sekolahnya, kita tanggung walaupun dia orang Depok," kata Ahok.
JPO di Jalan Raya Pasar Minggu roboh saat hujan lebat pada Sabtu (24/9/2016) sore. Akibatnya, sekitar sembilan orang mengalami luka-luka dan ada beberapa di antaranya meninggal.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan