PSK di kawasan prostitusi Dadap. (Foto:MTVN/Farhan Dwitama)
PSK di kawasan prostitusi Dadap. (Foto:MTVN/Farhan Dwitama)

Warga Tangerang Dukung Penggusuran Permukiman Prostitusi Dadap

Sumantri • 06 Maret 2016 14:41
medcom.id, Jakarta: Warga mendukung rencana penertiban bangunan di kawasan Kampung Baru, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Sebab, bangunan itu banyak yang dijadikan kafe dan praktik prostitusi.
 
"Kami sangat mendukung rencana Pemda Kabupaten Tangerang menertibkan prostitusi di sini," kata Misbah, 63, tokoh masyarakat setempat, Minggu (6/3/2016).
 
Dirinya beserta mayoritas warga sudah lama menginginkan hal tersebut . "Saya bukan Abdul `Daeng` Azis (preman kalijodo). Saya tidak punya kepentingan di situ,” kata Misbah.
 
Misbah tinggal bersama istri dan tujuh anak dengan membuka warung klontong. Ia tinggal di rumah berukuran 5 x 10 meter per segi di RT 3, RW 03, Kampung Baru, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
 
Misbah berharap penggusuran dilakukan dengan tertib. Ia meminta penertiban hanya dilakukan pada bangunan kafe liar. Sebab, di wilayah itu juga berdiri rumah warga dan rumah pembakaran jenazah (kremasi) Jabar Agung.
 
"Kalau hanya ingin menertibkan tempat prostitusi, tidak perlu bantuan dari Polisi dan TNI. Kami sendiri melakukannya. Asalkan mendapat dukungan dari Pemkab Tangerang," kata Misbah yang didampingi Embing, 67, Mantan Jaro Kampung Baru beserta Hamdani,75, sesepuh di kampung itu.
 
Misbah menegaskan, bila penertiban itu dilakukan terhadap pemukiman warga, pihaknya merasa keberatan. Apalagi penggusuran tidak disertai dengan relokasi atau ganti rugi.
 
"Kalau Pemkab ingin meniru Pemda DKI Jakarta yang menggusur KaliJdo secara keseluruhan, persiapkan dulu relokasinya, seperti yang dilakukan Pemda DKI. Jangan latah lalu rakyat yang di korbankan," kata Misbah.
 
Berdasarkan pemantauan di lokasi, belum ada tanda-tanda penertiban di sana. Pemilik Kafe dan pekerja seks komersial (PSK) tetap menjalankan usahanya seperti biasa.
 
Bahkan, pengusaha kafe sengaja menjajar belasan kursi plastik di depan kafe itu atau sisi Jalan Swadaya, Kampung Baru, Keluraha Dadap, Kecamatan Kosambi, guna memamerkan PSK kepada setiap orang yang melintas.
 
Suara musik dan kerlap kerlip lampu turut meramaikan suasasana. Para konsumen terus berdatangan hingga larut malam. "Ya kalau di suruh pindah kami juga pindah. Kalau engak ya enggak," kata salah satu PSK di kampung tersebut dengan nada santai.
 
Kawasan lokalisasi Dadap akan digusur dalam waktu dekat oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Persiapan penggusuran kompleks lokalisasi Dadap sudah berlangsung setahun yang lalu.
 
Rencananya, eksekusi penertiban bangunan liar dan kompleks lokalisasi ilegal di sana dilaksanakan pada akhir bulan Mei tahun ini
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>