Distribusi Kartu Lansia Dinilai Tak Tepat Sasaran
Seorang warga menunjukkan Kartu Lansia Jakarta (KLJ) saat didistribusikan di RPTRA Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta, Selasa (8/5). Foto: Rivan Awal Lingga/Antara
Jakarta: Fraksi Partai Demokrat-PAN di DPRD DKI menilai distribusi Kartu Jakarta Lansia (KJL) tak tetap sasaran. Banyak lansia yang seharusnya mendapatkan bantuan tidak tercatat sebagai penerima KJL.

"Kami harapkan adanya kebijakan dari Gubernur untuk melakukan revisi Pergub terkait penerima bantuan KJL," kata Anggota Fraksi Demokrat Neneng Hasanah di rapat paripurna, Jakarta, Kamis, 29 November 2018.

Neneng meminta Pemprov menambah sumber data penerima KJL. Selama ini, Pemprov hanya mengandalkan data dari Basis Data Terpadu (BDT).


"Seharusnya data tidak hanya bersumber dari data BDT, tapi juga dari sumber lain. Misalnya, usulan dari perangkat RT/RW," ungkap Neneng. 

Dia berharap seluruh lansia yang terdata di BDT segera mendapatkan bantuan KJL. 

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut data di BDT sudah tepat dan valid. "Perluasan sasaran dilakukan melalui update basis data terpadu yang dilakukan secara rutin setiap tahun," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Dia mengklaim sudah melakukan pemutakhiran data. Pemutakhiran dilakukan dengan mengembangkan berbagai sektor, mulai dari perangkat daerah, provinsi, hingga perangkat RT/RW.




(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id