Wagub DKI Ahmad Riza Patria. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Wagub DKI Ahmad Riza Patria. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Ariza Minta Warga DKI Tak Anggap Remeh Omicron

Selamat Saragih • 30 Januari 2022 16:59
Jakarta: Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) meminta masyarakat tidak menganggap remeh penyebaran covid-19 varian Omicron. Faktanya ada korban jiwa akibat Omicron meski disebut tak memiliki gejala fatal.

"Sekalipun Omicron tidak berbahaya seperti varian Delta tapi jangan dianggap enteng karena ada kasus Omicron membawa korban meninggal di Jakarta walau memang ada komorbid," kata Ariza di Jakarta, Minggu, 30 Januari 2022.

Riza mengatakan kasus Omicron yang ditemukan di Jakarta per 29 Januari 2022, mencapai 2.525. Dari jumlah itu, kata dia, angka impor mencapai 1.373 atau 54,4 persen dari keseluruhan kasus.

Sedangkan transmisi lokal mencapai 1.152 kasus atau 45,6 persen dari total kasus Omicron yang ditemukan. Ariza yakin kasus Omicron akan lebih banyak terjadi dari transmisi lokal ketimbang kasus impor.

"Ini sebentar lagi terbalik. Sebelumnya kasus impor yang besar, sekarang berubah menjadi lokal," kata dia.

Ariza meminta warga Jakarta yang sudah mendapat e-tiket vaksin booster segera melakukan vaksinasi. Khususnya kalangan usia lanjut.

"Kami minta warga yang memiliki orang tua, kakek, nenek segera kita bujuk dan mengajak mereka lalu diantar ke tempat-tempat penyelenggaraan vaksin untuk segera mendapatkan vaksin," kata Ariza.

Data per 29 Januari 2022, DKI Jakarta sudah melaksanakan vaksinasi dosis ketiga sebanyak 560.277 dengan rincian 77.387 dosis untuk tenaga kesehatan dan 482.890 dosis untuk non tenaga kesehatan.

Sedangkan untuk vaksinasi pertama mencapai 12.127.363 dosis dengan proporsi 71 persen warga ber-KTP DKI Jakarta dan sisanya 29 persen warga ber-KTP non DKI. Dosis kedua sudah terlaksana sebanyak 9.894.471 dosis dengan proporsi 73 persen warga KTP Jakarta dan 27 persen warga KTP non DKI Jakarta.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(JMS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>