Driver Go-Jek. (Foto: www.go-jek.com)
Driver Go-Jek. (Foto: www.go-jek.com)

Driver Go-Jek Diganggu, Manajemen Siapkan Satgas

Intan fauzi • 07 Agustus 2015 08:05
medcom.id, Jakarta: Manajemen Go-Jek menyiapkan satuan tugas khusus untuk menyelesaikan masalah di lapangan jika driver Go-Jek mendapat penolakan dari ojek pangkalan. Satgas dibentuk untuk memberi pengertian dan sosialisasi pada ojek pangkalan.
 
“Kalau ada kejadian seperti itu ada dua situasi, kami langsung mengirim tim satgas untuk sosialisasi. Kalau mereka mau gabung harus ada syarat-syaratnya yang harus dipenuhi,” kata Founder sekaligus CEO Go-Jek, Nadiem Makarim di Kantor Go-Jek, Jalan Kemang Selatan Raya, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).
 
Nadiem mengaku sudah kerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk menjamin keamanan pengemudi. Polisi akan bergerak untuk mengatasi konflik yang ada unsur pelanggaran hukum.

“Ada dua hal yang menurut kami melanggar hukum, pertama kekerasan, kedua adalah melarang orang masuk ke dalam komplek umum. Kalau sudah melanggar hukum kita kerja sama dengan polisi untuk mengurus itu,” ujarnya.
 
Nadiem mengklaim, sejak ada kerja sama dengan Polda Metro jaya, resistensi terhadap driver Go-Jek di lapangan sudah mulai berkurang.

“Sejak kami kerja sama dengan polisi untuk melaporkan isu-isu kekerasan, beberapa area yang selama ini terjadi gesekan sudah mulai mereda,” katanya.
 
Sayangnya Nadiem belum dapat menyebutkan dengan pasti daerah mana saja yang kini sudah mulai menerima keberadaan Go-Jek.

“Saya enggak tahu persisnya. Karena terus berubah, ada beberapa yang masih resisten sudah positif, itu dinamik. Makanya kita selalu bekerja sama erat dengan Polda untuk penegasan hukum, karena itu yang penting buat kita. Keamanan driver kita luar biasa penting,” kata pria lulusan perguruan tinggi ternama Amerika itu.
 
Seperti diketahui, saat kemunculan Go-Jek mulai diperhitungkan, banyak ojek-ojek pangkalan di beberapa daerah menolak kehadiran Go-Jek. Mereka menilai Go-Jek mengambil alih lahan rezeki mereka.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>