Jakart: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membeberkan alasan penyelenggaraan Formula E selama tiga tahun berturut-turut pada 2022, 2023, dan 2024. Ajang balap mobil listrik sengaja digelar lebih dari setahun agar keuangan daerah tak merugi.
"Investasi infrastruktur jadi optimal jika infrasturktur itu dimanfaatkan bukan hanya untuk satu kali penyelenggaraan," demikian keterangan Pemprov DKI seperti dikutip dari laman PPID.Jakarta.go.id, pada Rabu, 29 September 2021.
Pemprov DKI menjelaskan biaya infrastruktur balapan merupakan salah satu pos pengeluaran terbesar. Sehingga, tidak bermanfaat jika ajang Formula E hanya sekali.
Baca: Disebut Pemborosan, DKI Bandingkan Formula E dengan Asian Games Hingga MotoGP Mandalika
"Tiga tahun merupakan waktu yang tepat untuk memaksimalkan manfaat dan dampak ekonomi," demikian keterangan Pemprov DKI.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan Formula E digelar pada Juni 2022. Hal itu diungkapkan Anies dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 49 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022 yang ditetapkan pada 4 Agustus 2021.
"Terselenggaranya lomba Formula E Juni 2022," ungkap Anies dalam Ingub Nomor 49 Tahun 2021 dikutip dari Media Indonesia, 9 Agustus 2021, Jakarta.
Anies meminta Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali memimpin dan mengendalikan Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022 tersebut. Anies berharap Marullah dapat memberdayakan seluruh asisten beserta perangkat daerah Provinsi DKI Jakarta.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan