Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan vaksin dosis ketiga atau booster mampu mengurangi risiko kematian pada pasien covid-19. Risiko kematian dapat ditekan lebih dari 90 persen.
"Data terbaru Kemenkes vaksinasi booster mengurangi risiko kematian hingga 91 persen," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, melalui keterangan tertulis, Jumat, 25 Februari 2022.
Sementara itu, vaksinasi dosis lengkap atau dua dosis mampu mengurangi risiko kematian hingga 67 persen. Kemenkes terus mengakselerasi jumlah vaksinasi untuk mencapai target sasaran.
Baca: Tertinggi se-Jakarta, BOR RS Covid-19 Jakbar Mencapai 65%
Nadia mengatakan vaksinasi dosis satu sudah diberikan kepada 190.451.216 atau 91,45 persen penduduk. Vaksinasi dosis dua sudah diberikan ke 143.032.523 orang atau 68,68 persen penduduk.
"Sementara itu, vaksinasi dosis tiga atau booster sudah diberikan ke 9.460.949 orang atau 4,54 persen penduduk," ujar Nadia.
Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat (Ditjen Kesmas) Kemenkes itu mengimbau masyarakat tetap memperketat protokol kesehatan. Walaupun sudah mendapat vaksin booster.
"Hal ini demi memperkecil peluang terpapar dan terinfeksi covid-19 varian Omicron, sekaligus mengurangi risiko dirawat di rumah sakit akibat covid-19," jelas Nadia.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan