medcom.id, Jakarta: Dalam rangka peringatan hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-64, bhayangkari gelar acara bakti sosial, di Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Bakti sosial dilakukan dalam bentuk pembuatan akta kelahiran, KTP elektronik, dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi.
"Acara ini bukan saja di Jakarta, tapi di seluruh polda di Indonesia. Salah satu memang kebijakan saya adalah menyelesaikan masalah-masalah kamtibmas, tidak hanya melakukan penahanan ya, tapi juga melakukan langkah-langkah humanis, kegiatan humanis, sosok humanis Polri itu harus di tonjolkan," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada wartawan di lokasi, Kamis (29/9/2016).
Tak hanya itu, mantan Kapolda Metro Jaya tersebut juga mengatakan, Bhayangkari juga menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan untuk membantu korban bencana banjir bandang di Garut, Jawa Barat.
Bantuan tersebut dilakukan dalam bentuk mengadakan kegiatan olah raga, seni dan lain-lain. "Yang menuai hubungan Polri dengan masyarakat menjadi lebih cair dan agar masyarakat lebih mempercayai Polri sebagai sosok yang betul-betul bisa mengayomi dan melindungi masyarakat," jelas Tito.
Tito kembali mengatakan, kegiatan bakti sosial di Rusunawa Marund juga dianggap sebagai terobosan yang sangat kreatif, agar polri bisa kembali dipercaya masyarakat. Selain itu, dengan menggalakan bakti sosial seperti perpanjangan SIM, pembuatan akta kelahiran, dan e-KTP, kata Tito, merupakan dokumen mendasar yang paling dibutuhkan masyarakat.
"Tiga hal ini, dokumen yang penting dan mendasar bagi Indonesia. KTP elektronik, akta kelahiran bagi anak-anak dan kemudian SIM. ini hal yang sangat mendasar yang biasanya mungkin karena birokrasi dan kesibukan, nah sekarang dilaksakan secara tersentralisir di tempat ini, ribuan masyarakat ini akan sangat terbantu," beber Tito.
Tito membayangkan, bila seluruh Polda Indonesia melakukan kegiatan bakti sosial untuk membantu masyarakat melengkapi dokumen setiap warga. Dipastikan sangat membantu masyarakat dan mengangkat citra Polri.
"Bayangkan kalau di 33 Polda, 500 polres dan 5000 Polsek Se-Indonesia melakukan kegiatan yang sejenis. Ini merupakan aksi yang sangat naif sekali membantu masyarakat. Kalau nanti masyarakat terbantu, maka kepercayaan publik kepada Polri pun menjadi lebih baik," pungkas Tito.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan