Sidang Aman Abdurrahman Dijaga 177 Personel Gabungan

Fachri Audhia Hafiez 18 Mei 2018 08:29 WIB
terorisme
Sidang Aman Abdurrahman Dijaga 177 Personel Gabungan
Terdakwa kasus dugaan teror bom Thamrin Aman Abdurrahman alias Oman (tengah) menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan. Foto: Antara/Reno Esnir.
Jakarta: Sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman mendapatkan penjagaan ketat. Sebanyak 177 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal sidang.

"Polri terdiri dari 147 personel dan dan TNI 30 personel," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jumat, 18 Mei 2018.

Indra mengatakan penjagaan ketat dilakukan di dalam dan di luar area PN Jakarta Selatan. Pengunjung yang memasuki area pengadilan diperiksa untuk mensterilkan sidang.


"Ini memang prosedur tetap persidangan. Setiap sidang dilakukan tidak ada benda-benda lain yang ada di ruang persidangan. Harus betul-betul steril," tutur Indra.

Sidang pembacaan tuntutan untuk Aman sedianya digelar pada Jumat, 11 Mei 2018. Namun, persidangan ditunda lantaran jaksa penuntut umum (JPU) tidak bisa menghadirkan terdakwa.

Baca: Kakak Beradik di Malang Ditangkap Densus 88

Aman alias Oman didakwa sebagai aktor intelektual yang memberikan doktrin kepada pelaku bom bunuh diri di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016. Dia juga disebut ada di balik teror bom Kampung Melayu, dan Samarinda.

Dia memberikan doktrin kepada para pengikutnya yang mengunjunginya di penjara. Mereka diperintahkan untuk berjihad dengan menjadikan warga negara asing, terutama Prancis dan Rusia, sebagai target.

Kini, Aman harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Aman didakwa dengan Pasal 14 juncto Pasal 6 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.




(OGI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360