Animasi rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.
Animasi rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.

Ada yang Janggal, Brigadir J Seperti Merasa Tak Bersalah saat Diancam Ditembak

Adri Prima • 31 Agustus 2022 21:46
Jakarta: Asumsi publik terkait Brigadir J yang hanya menjadi korban kesalahpahaman muncul setelah hasil rekonstruksi pembunuhan dirilis. 

Dalam beberapa reka adegan beberapa saat sebelum Brigadir J dieksekusi, terungkap kalau polisi dengan nama lengkap Nofriansyah Yosua Hutabarat tersebut seperti tidak paham apa kesalahannya. 

Dijelaskan dalam rekonstruksi, Ferdy Sambo berkata kepada Brigadir J yang berada di depannya; "kamu tega sekali sama saya, kamu kurang ajar sekali sama saya," kata Ferdy sambo dengan nada marah. 

Dalam animasi rekonstruksi yang dirilis kepolisian, tak ada kata-kata yang ditulis sebagai respons Brigadir J. Dia hanya membalas dengan dengan gerak tangan membingungkan.

Kemudian setelahnya Ferdy Sambo berteriak ke Bharada Richard Eliezer, Bharada E; "Woy kamu tembak, kau tembak cepat, cepat woy kau tembak," ujar Ferdy Sambo. 

Perintah Ferdy Sambo itu disaksikan Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal. Bharada Richard Eliezer langsung menembak Brigadir J dan korban langsung meringkuk. Bharada Richard Eliezer menembak Brigadir J sebanyak 3 atau 4 kali. 

Tembakan pertama mengenai dada kanan Brigadir J, dia langsung setengah terjatuh. Kemudian, disambut lagi tembakan kedua mengenai siku dan dagu Brigadir J. Dia langsung jatuh telungkup bersimbah darah di samping tangga depan gudang.

Tengah meregang nyawa, Ferdy Sambo menambah tembakan ke arah Brigadir J dan mengenai kepala belakang. Lalu, Ferdy Sambo menembak tujuh kali untuk mengelabui seolah-olah terjadi tembak menembak. Ada tujuh tembakan, yakni ke arah tembok, tangga, hingga lemari.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>