medcom.id, Jakarta: Dewie Yasin Limpo sempat punya rencana menggunakan dana aspirasi buat membangun pembangkit listrik tenaga mikro hidro di Deiyai, dengan dana aspirasi DPR. Dana digunakan supaya adik kandung Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo itu.
Dewie sempat berencana melobi fraksi lain supaya dana aspirasinya digunakan buat pembangunan pembangkit listrik tersebut.
Hal itu disampaikan Rienelda Bandaso, asisten pribadi Dewie Yasin Limpo, saat menjadi saksi buat terdakwa Irenius Adii dan Setiyadi Jusuf di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Kamis (21/1/2016).
Menurut Rinelda, ada empat partai yang dilobi Dewie. "Dana proyek Rp50 miliar. Pak Bambang (staf ahli Dewie) bilang itu dana aspirasi dari Hanura, Gerindra, PAN, dan kalau tidak salah Demokrat," kata Rinelda.
Rinelda mengatakan, Dewie menargetkan masing-masing partai menyawer Rp10 miliar dengan total jumlah Rp40 miliar. Untuk mendapatkan Rp10 miliar lagi Rinelda menyebut Dewie Yasin mengajukannya langsung ke Banggar DPR.
Tapi, pengajuan ditolak. Alasannya, dana aspirasi hanya bisa dicairkan untuk dapil masing-masing anggota, tidak bisa diwakilkan.
"Mereka ajukan ke Banggar tapi ditolak karena orang-orang menolak juga dana aspirasi itu. Jadi ditarik kembali, baru lobi aja, enggak jadi (cair)," jelasnya.
Belakangan diketahui, ada succes fee sebesar tujuh persen dari nilai total proyek buat Dewie. Dewie hendak menggunakan dana aspirasi itu buat mendapat komisi yang dijanjikan Setiyadi.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan