Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi. ANT/Sigid Kurniawan
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi. ANT/Sigid Kurniawan

Nurhadi Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Nasional mahkamah agung Kasus Suap Suap di MA
Fachri Audhia Hafiez • 22 Oktober 2020 06:22
Jakarta: Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman bakal menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan terkait kasus suap dan gratifikasi yang menjeratnya. Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
 
"Agenda pembacaan surat dakwaan akan dilaksanakan Kamis, 22 Oktober 2020 pukul 10.00 WIB," kata pelaksana tugas Plt juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu, 21 Oktober 2020.
 
Nurhadi akan diadili bersama menantunya, Rezky Herbiono. Sidang perdana akan menguak unsur suap dan gratifikasi hasil penyidikan KPK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lembaga Antikorupsi belum menyertakan unsur tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam surat dakwaan. KPK masih menelaah unsur pidana asal atau predicate crime dalam easuah tersebut.
 
Nurhadi diduga menerima suap Rp33,1 miliar dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto lewat Rezky. Hiendra hingga kini masih buron.
 
Suap dimaksudkan memenangkan Hiendra dalam perkara perdata kepemilikan saham PT MIT. Nurhadi juga diduga menerima sembilan lembar cek dari Hiendra terkait peninjauan kembali (PK) perkara di MA.
 
Selain itu, Nurhadi diduga mengantongi Rp12,9 miliar dalam kurun waktu Oktober 2014 sampai Agustus 2016. Gratifikasi diduga terkait pengurusan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK di MA serta permohonan perwalian.
 
Nurhadi disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Kemudian Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif