Plt juru bicara KPK, Ali Fikri. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Plt juru bicara KPK, Ali Fikri. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Ketua DPC Demokrat Samarinda Diduga Mengetahui Aliran Suap Bupati PPU

Nasional KPK Partai Demokrat Kasus Suap kasus korupsi Pemberantasan Korupsi OTT Penajam Paser Utara Bupati Penajam Paser Utara
Candra Yuri Nuralam • 20 April 2022 12:36
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Samarinda Viktor Juan. Dia diminta memberikan informasi terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Penajam Paser Utara (PPU).
 
"Hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan aliran uang untuk tersangka AGM (Bupati nonaktif PPU Abdul Gafur Mas'ud)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu, 20 April 2022.
 
Ali enggan memerinci total uang yang diulik penyidik. KPK meyakini aliran dana itu berkaitan dengan perkara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK juga mendalami tentang aliran dana dari izin usaha yang dikeluarkan Gafur. Informasi ini didalami dari pemeriksaan tujuh saksi kemarin.
 
"Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran sejumlah dana untuk mendapatkan izin usaha di Kabupaten PPU dan uang tersebut selanjutnya diberikan untuk keperluan tersangka AGM," ujar Ali.
 
Ketujuh saksi itu, yakni Kasatpol PP PPU, Muhtar; tiga orang wiraswasta, Justan, Habib Salim Al Jufri, dan Agung Rosyidi; staf DPMPTSP PPU, Ali Rosikin; plt Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Dinas PUPR PPU, Mia; dan karyawan PT Prima Surya Slica, M Yora.
 
Baca: Bupati PPU Diduga Menentukan Pemenang Lelang Berdasarkan Uang
 
Ali enggan memerinci hasil pemeriksaan tujuh saksi itu. Alasannya menjaga kerahasiaan proses penyidikan.
 
KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Penajam Paser Utara. Pihak swasta Ahmad Zuhdi menjadi tersangka pemberi suap.
 
Sedangkan tersangka penerima suap ialah Bupati nonaktif Penajam Paser Utara Abdul Gafur, Plt Sekda Penajam Paser Utara Mulyadi, dan Kepala Dinas PUTR Penajam Paser Utara Edi Hasmoro. Kemudian, Kepala Bidang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Jusman, dan Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afidah Balqis.
 
KPK menyiapkan dua dakwaan untuk Zuhdi. Pertama, dia disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (I) UU Tipikor Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Lalu, pada dakwaan kedua, dia disangkakan melanggar Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif