Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud -- Tomohiro Ohsumi
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud -- Tomohiro Ohsumi

Cerita Romo Venus Setelah Bertemu Raja Salman

Nasional raja salman
Arnoldus Dhae • 14 Maret 2017 10:45
medcom.id, Denpasar: Cerita tentang Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud di Bali rupanya belum berakhir. Salah satunya, cerita dari Pastor Paroki Maria Bunda Segala Bangsa Nusa Dua Romo Evensius Dewantara atau yang bisa dipanggil Romo Venus.
 
Romo Venus mengisahkan, dirinya dikerjar-kejar banyak orang selama Raja Salman berlibur di Bali. "Mungkin mereka melihat berita di berbagai media tentang pengalaman pertemuan saya dengan Raja Salman. Lalu, mereka mengira kalau saya ini dengan mudah bertemu Raja Salman. Hampir semua yang datang ke saya meminta bantuan untuk menitipkan barangnya, agar bisa diberikan kepada raja," ujarnya di Denpasar, Bali, Selasa, 14 Maret 2017.
 
Menurut Romo Venus, awalnya ia menerima dengan baik kedatangan orang-orang tersebut. Namun, karena terus didesak agar bisa dipertemukan atau diminta memberikan hadiah bagi raja, Romo Venus pun merasa terganggu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari sejumlah orang yang mendatangainya, yang paling mengesalkan adalah seorang pengusaha batu akik asal Bandung. Pengusaha itu mengaku bernama Heri.
 
Kepada Romo Venus, pengusaha itu membawa batu akik bergambar Presiden Soekarno. Kepada Romo Venus, Heri mengatakan jika batu akik itu harganya Rp20 miliar dan memiliki khasiat tinggi.
 
"Untuk menjaga komunikasi yang baik, saya hanya bisa mendengar kisah ini. Sampai-sampai, ia menitipkan batu akik itu kepada saya. Saya dititipin batu akik itu agar bisa diberikan kepada raja. Jadi, batu akik itu sempat menginap semalam di Paroki Maria Bunda Segala Bangsa," ujarnya.
 
Keesokan harinya, pengusaha itu datang lagi dengan membawa batik pekalongan sebagai hadiah buat Romo Venus. Ia berpikir, Romo Venus sudah menyerahkan batu akik itu kepada raja.
 
Karena terus didesak, Romo sempat berdebat dengan pengusaha kaya itu. "Saya ini pemimpin agama Katolik. Bagaimana mungkin seorang pemimpin agama, harus membawa batu akik ini kepada raja. Nanti apa kata orang? Mana mungkin pemimpin agama percaya dengan hal-hal begini?" ujarnya dengan suara tinggi.
 
Mendengar penjelasan itu, sang pengusaha itu langsung mengambil kembali batu akiknya. Ia pun pergi meninggalkan Romo Venus.
 
Romo Venus mengatakan, banyak pengusaha yang mencarinya dengan motif ekonomi dan uang. Mereka umumnya ingin terkenal, ingin agar barangnya terkenal dan dicari banyak orang.
 
"Berkali-kali saya jelaskan, jika saya ini hanya kebetulan bertemu raja dalam kapasitas sebagai perwakilan dari Forum Kerukunan Antarumat Beragama Provinsi Bali dan kebetulan saya bisa berbahasa Arab. Ini hanya moment beberapa detik, kemudian diketahui media, dijadikan berita. Saya tidak bisa bertemu raja di luar moment itu. Tapi, tetap saja penjelasan saya ini tidak dipahami para pengusaha itu," tutupnya.
 
(NIN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif