Bandung: Sebanyak 1.167 Calon Jemaah Haji Kabupaten Bandung dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada 6 Juni 2022. Mereka akan dibagi dalam lima kloter.
"Berangkat kloter pertama 6 Juni, kloter dua 19 Juni, kloter tiga 23 Juni, Kloter empat 24 Juni, kloter terakhir di 2 Juli," kata Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, usai membuka kegiatan manasik haji, di Lapangan Indoor Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa, 31 Mei 2022.
Baca: Palembang Bersiap Memberangkatkan 1.447 Warga Ibadah Haji
Dadang menuturkan para jemaah akan diberikan bimbingan manasik haji untuk memastikan kelancaran dalam beribadah selama di tanah suci. Bimbingan manasik diberikan baik secara massal maupun tingkat kecamatan.
"Manasik massal pertama untuk memberikan pemahaman, karena Ibadah tanpa ilmu tidak akan sempurna, mudah-mudahan dengan kegiatan Kemenag ini memberikan suatu pemahaman yang pada akhirnya calon jemaah haji kita jadi haji mabrur mabruroh," jelasnya.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung, Abdurahim mengatakan seluruh calon jemaah haji telah melakukan pelunasan biaya haji. Nantinya calon jemaah haji akan dilakukan tes PCR dua hari sebelum keberangkatan.
"Paspor sudah lengkap, pelunasan sudah semua, tinggal menunggu jadwal pasti pemberangkatan, kalau ekstimasi sudah kan, nanti akan dilakukan pcr dua hari sebelum pemberangkatan, jadi disamping usia dibatasi 65 tahun, vaksin 1 2 3, mereka juga harus melampirkan pcr hasil negatif," ungkapnya.
Abdurahim menambahkan calon jemaah haji kali ini merupakan kouta jemaah haji tahun 2020. Menurutnya sebelum pandemi kouta calon jemaah haji Kabupaten Bandung di angka 2.536 jemaah.
"Iya ini kuota yang tahun 2020, jadi karena pandemi kemudian ditangguhkan kemudian sekarang diberangkatkan, jadi yang berangkat tahun ini hanya 45 persen dari kuota sebelumnya, mudah-mudahan tahun depan normal kembali dan sisanya bisa diberangkatkan," ujarnya.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan