Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id

3 Hari Hilang, Anak Korban Banjir Bandang di Kabupaten Timor Tengah Selatan Belum Ditemukan

Media Indonesia • 02 Juli 2022 23:39
Kupang: Seorang anak hilang terseret banjir Sungai Noemetan Noetoko di Kecamatan Amanuban Selatan, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum ditemukan.
Korban bernama Adrison Ngedo, 13, warga Desa Netutnana Amanuban Selatan, terseret banjir sejak Kamis malam, 30 Juni 2022.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang I Putu Sudaya mengatakan tim penolong melakukan pencarian dengan menyusuri sungai sejauh 10 kilometer ke arah Timur, namun belum ada tanda-tanda korban ditemukan.

"Pencarian korban memasuki hari ketiga, melibatkan Bhabinkamtibmas, masyarakat dan keluarga korban tetapi belum membuahkan hasil," ujarnya di Kupang, Sabtu, 2 Juli 2022.

Adrison diduga berada di bantaran sungai saat terjadi banjir bandang. Banjir melanda wilayah itu merupakan dampak dari gelombang Rossby Ekuator yang ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan awasan hujan dalam skala luas di wilayah NTT.
 
Baca: Basarnas Ambon Lanjutkan Misi Evakuasi Awak KM Rizky Mulia

Kondisi ini mengakibatkan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sejumlah wilayah sehingga menimbulkan banjir dan tanah longsor. Menurut Putu, tim penolong menurunkan palsar air untuk pencarian di sungai, serta truk, rescue car, peralatan komunikasi dan palsar
pendukung lainnya.

"Sejauh ini tim SAR Gabungan menghadapi kendala karena kondisi arus sungai yang deras sebagai akibat dan intensitas hujan yang tinggi hampir di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur," katanya.

Selain itu, banjir juga mengakibatkan Jembatan Boking yang menghubungkan Kota Kupang dan Timor Tengah Selatan dengan Kabupaten Malaka putus. Jembatan ini terletak di jalan lingkar selatan Pulau Timor dibangun oleh Kementerian PUPR. 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(WHS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>