Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli bersama Mantan Kapolda Bengkulu Irjen. Pol.(Purn) Supratman  dan Dandim 0407 Bengkulu Kolonel Inf Uchi Cambayong menikmati segelas kopi khas Kabupaten Bengkulu Tengah (Foto:Dok)
Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli bersama Mantan Kapolda Bengkulu Irjen. Pol.(Purn) Supratman dan Dandim 0407 Bengkulu Kolonel Inf Uchi Cambayong menikmati segelas kopi khas Kabupaten Bengkulu Tengah (Foto:Dok)

Bupati Bengkulu Tengah Bertekad Bangkitkan Usaha Kopi

Nasional Pemda Kabupaten Bengkulu Tengah
M Studio • 10 Agustus 2020 19:13
Bengkulu Tengah: Lesunya sektor usaha di tengah pandemi covid-19 berimbas terhadap seluruh sektor usaha di Indonesia, termasuk usaha perkopian di Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu.
 
Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani kopi dan sektor pendukung perkopian, terutama di wilayah perdesaan diombang-ambing ketidakpastian ekonomi. Bahkan, hal ini diperparah dengan anjloknya harga jual kopi yang sebelumnya Rp21 ribu per kilogram, menjadi Rp16 ribu per kilogram.
 
Menyikapi kondisi ini, Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli mempunyai siasat tersendiri untuk menggenjot kembali perekonomian, khususnya usaha perkopian di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ferry mengumpulkan para petani kopi, UMKM, dan pengusaha kopi sektor hilir pada acara bertajuk Ngopi Bareng Bupati di salah satu wahana permainan di Kabupaten Bengkulu Tengah.
 
"Kita jangan menyerah. Semua harus bersinergi. Kondisi ini harus kita hadapi bersama-sama. Yakinlah dengan usaha keras, kita akan tetap bertahan dan maju bersama untuk memulihkan kembali harga jual kopi dan menarik minat pecinta kopi di seluruh penjuru Indonesia, bahkan internasional," ujar Ferry, di Pekik Nyaring, Sabtu, 9 Agustus 2020.
 
Ferry menyebutkan, menghadapi era new normal seperti saat ini, para petani dan pelaku usaha kopi harus tetap berkreasi dan menjaga kualitas kopi terbaik khas Kabupaten Bengkulu Tengah dengan tetap mengembangkan kopi dalam skala home industri maupun berskala besar.
 
Ferry juga mengimbau masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk dijadikan lahan menanam kopi. Hasil kopinya nanti dapat digunakan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
 
Tidak hanya itu, Ferry juga berencana memanfaatkan lahan bekas tambang yang sudah lama tidak terpakai untuk direklamasi dan dijadikan sebagai lahan penghijauan. Lahan nantinya akan kembali ditanami tanaman kopi.
 
Bupati Bengkulu Tengah Bertekad Bangkitkan Usaha Kopi
Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli meracik kopi khas Kabupaten Bengkulu Tengah (Foto:Dok)
 
“Saya akan berkonsultasi kepada kementerian terkait, kita akan coba reklamasi lahan bekas tambang untuk ditanami kembali dengan kopi. Bila perlu akan kita lakukan penelitian khusus untuk menanam kopi di bekas lahan tambang tersebut,” ucap Ferry, didampingi Kadis Kominfo Budiman Efendy dan Kabid Diskominfo Lili Kartika Sari.
 
Bengkulu Tengah dengan kondisi kontur alam yang berhadapan dengan Samudra Hindia, sebagian wilayah juga berada di punggung jajaran Bukit Barisan, saat ini memiliki potensi ratusan hektare kebun kopi milik rakyat. Potensi tersebut sangat terbuka untuk dikembangkan menjadi wilayah penghasil kopi berskala nasional hingga internasional.
 
Kebun kopi rakyat tersebut berada di ketinggian tidak lebih dari 600 meter dari permukaan laut, sehingga kopi yang dihasilkan hanya jenis robusta. Saat ini, di wilayah itu juga sudah masuk investor yang membangun gudang penampungan kopi berskala besar.
 
Tidak hanya dari Bengkulu Tengah, gudang kopi tersebut juga menerima pasokan biji kopi rakyat dari Kabupaten Kepahiang, Seluma, Bengkulu Utara, Rejang Lebong, dan sebagian dipasok dari wilayah Sumatera Selatan.
 
Ditemui terpisah, Manager Project PT Bencoolen Coffee Heri Supandi menyatakan mendukung rencana Bupati Bengkulu Tengah untuk membangkitkan usaha perkopian. Pihaknya sedang merancang program satu kedai satu desa. Artinya, di setiap desa bakal ada satu kedai kopi percontohan untuk mengolah dan menjadi ujung tombak pemasaran kopi terdekat.
 
"Kita siapkan pelatihan bagi para petani yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah. Kita akan support untuk pemasarannya agar tidak hanya sebatas di Provinsi Bengkulu saja, tetapi hingga keluar Provinsi Bengkulu," ujar Heri optimistis.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif